Konektivitas NTT Kembali Normal, TelkomGroup Lanjutkan Bantuan Kemanusiaan
Rabu, 19 Agu 2026 14:24
Tiga hari setelah gempa bumi melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), TelkomGroup menuntaskan pemulihan 100% layanan telekomunikasi dan digital yang terdampak. Foto/Istimewa
FLORES - Tiga hari setelah gempa bumi melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), TelkomGroup menuntaskan pemulihan 100% layanan telekomunikasi dan digital yang terdampak. Seluruh layanan kini kembali beroperasi normal dan stabil, sementara dukungan konektivitas serta bantuan kemanusiaan terus diperkuat untuk membantu masyarakat memasuki fase pemulihan.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, pemulihan konektivitas menjadi prioritas TelkomGroup setelah bencana, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.
“Fokus utama kami adalah memastikan konektivitas masyarakat dapat segera kembali normal, dengan tetap menempatkan keselamatan seluruh personel sebagai prioritas. Kami bersyukur seluruh layanan kini telah kembali normal hanya dalam waktu tiga hari,” ujar Dian.
Menurut dia, percepatan pemulihan tersebut didukung oleh kerja tim TelkomGroup di lapangan serta kolaborasi dengan pemerintah, relawan, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana.
Sejak hari pertama penanganan, TelkomGroup mengerahkan tim teknis untuk melakukan asesmen dan perbaikan infrastruktur, terutama di area kritikal. Keberadaan jalur cadangan jaringan (link redundancy) turut menjaga backbone tetap berfungsi selama proses pemulihan berlangsung.
Sejumlah infrastruktur masih berada dalam tahap pemeliharaan, termasuk satu ruas kabel laut dan beberapa ruas fiber optic darat. Untuk menjaga ketersediaan layanan, tim teknis terus memantau jalur cadangan yang sementara difungsikan sebagai jalur utama.
Di wilayah yang sulit dijangkau jaringan terestrial, konektivitas berbasis satelit Telkomsat juga tetap dioperasikan di 17 titik untuk mendukung keberlangsungan layanan.
Perkuat Konektivitas di Posko Pengungsian
Selain memulihkan infrastruktur, TelkomGroup menyediakan akses internet gratis di sejumlah posko pengungsian dan lokasi Kantor Wilayah Telkom. Dukungan juga diberikan melalui Posko Siaga Bencana Telkomsel, kartu perdana SIMPATI berkuota, Paket Darurat Telkomsel, serta Hotline Tanggap Bencana yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.
Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat tetap berkomunikasi dengan keluarga, memperoleh informasi, serta mendukung koordinasi penanganan dalam situasi darurat.
Seiring dengan pulihnya layanan, TelkomGroup juga melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan di lima wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima.
Bantuan meliputi bahan makanan dan sembako, kebutuhan bayi dan anak, serta berbagai kebutuhan rumah tangga.
Direktur Network Telkom Nanang Hendarno mengatakan, pemulihan layanan menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendampingi masyarakat selama masa normalisasi pascabencana.
“Tuntasnya pemulihan layanan bukan berarti dukungan kami berhenti. Kami memahami bahwa masyarakat masih membutuhkan pendampingan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Nanang setelah menyalurkan bantuan ke posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo, Selasa (18/8).
Ia menambahkan, TelkomGroup akan terus memberikan dukungan konektivitas dan bantuan kemanusiaan sesuai kebutuhan masyarakat agar proses pemulihan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD setempat dan pengelola posko pengungsian untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Dukungan berikutnya akan diarahkan pada kebutuhan posko, termasuk penyelenggaraan dapur umum dan posko kesehatan.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup dalam mendukung masyarakat pada fase normalisasi pascabencana.
Dengan kembali normalnya konektivitas, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah berkomunikasi, memperoleh informasi, serta kembali menjalankan berbagai aktivitas digital. TelkomGroup menyatakan akan terus memantau kondisi jaringan sekaligus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan pascabencana berjalan secara berkelanjutan.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, pemulihan konektivitas menjadi prioritas TelkomGroup setelah bencana, dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.
“Fokus utama kami adalah memastikan konektivitas masyarakat dapat segera kembali normal, dengan tetap menempatkan keselamatan seluruh personel sebagai prioritas. Kami bersyukur seluruh layanan kini telah kembali normal hanya dalam waktu tiga hari,” ujar Dian.
Menurut dia, percepatan pemulihan tersebut didukung oleh kerja tim TelkomGroup di lapangan serta kolaborasi dengan pemerintah, relawan, dan berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana.
Sejak hari pertama penanganan, TelkomGroup mengerahkan tim teknis untuk melakukan asesmen dan perbaikan infrastruktur, terutama di area kritikal. Keberadaan jalur cadangan jaringan (link redundancy) turut menjaga backbone tetap berfungsi selama proses pemulihan berlangsung.
Sejumlah infrastruktur masih berada dalam tahap pemeliharaan, termasuk satu ruas kabel laut dan beberapa ruas fiber optic darat. Untuk menjaga ketersediaan layanan, tim teknis terus memantau jalur cadangan yang sementara difungsikan sebagai jalur utama.
Di wilayah yang sulit dijangkau jaringan terestrial, konektivitas berbasis satelit Telkomsat juga tetap dioperasikan di 17 titik untuk mendukung keberlangsungan layanan.
Perkuat Konektivitas di Posko Pengungsian
Selain memulihkan infrastruktur, TelkomGroup menyediakan akses internet gratis di sejumlah posko pengungsian dan lokasi Kantor Wilayah Telkom. Dukungan juga diberikan melalui Posko Siaga Bencana Telkomsel, kartu perdana SIMPATI berkuota, Paket Darurat Telkomsel, serta Hotline Tanggap Bencana yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.
Fasilitas tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat tetap berkomunikasi dengan keluarga, memperoleh informasi, serta mendukung koordinasi penanganan dalam situasi darurat.
Seiring dengan pulihnya layanan, TelkomGroup juga melanjutkan penyaluran bantuan kemanusiaan di lima wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Reo, Ruteng, Maumere, dan Bima.
Bantuan meliputi bahan makanan dan sembako, kebutuhan bayi dan anak, serta berbagai kebutuhan rumah tangga.
Direktur Network Telkom Nanang Hendarno mengatakan, pemulihan layanan menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendampingi masyarakat selama masa normalisasi pascabencana.
“Tuntasnya pemulihan layanan bukan berarti dukungan kami berhenti. Kami memahami bahwa masyarakat masih membutuhkan pendampingan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari,” kata Nanang setelah menyalurkan bantuan ke posko pengungsian di Kabupaten Nagekeo, Selasa (18/8).
Ia menambahkan, TelkomGroup akan terus memberikan dukungan konektivitas dan bantuan kemanusiaan sesuai kebutuhan masyarakat agar proses pemulihan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan BPBD setempat dan pengelola posko pengungsian untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat langsung dimanfaatkan masyarakat. Dukungan berikutnya akan diarahkan pada kebutuhan posko, termasuk penyelenggaraan dapur umum dan posko kesehatan.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup dalam mendukung masyarakat pada fase normalisasi pascabencana.
Dengan kembali normalnya konektivitas, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah berkomunikasi, memperoleh informasi, serta kembali menjalankan berbagai aktivitas digital. TelkomGroup menyatakan akan terus memantau kondisi jaringan sekaligus mendampingi masyarakat hingga proses pemulihan pascabencana berjalan secara berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
Kontribusi Tangani Gempa NTT, Vale Indonesia Terima Penghargaan Kementerian ESDM
Kontribusi PT Vale Indonesia dalam membantu masyarakat terdampak gempa bumi di NTT mendapat apresiasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Kamis, 01 Okt 2026 15:41
Ekbis
RUPSLB Telkom Setujui Spin-Off InfraCo dan Tetapkan Nanang Hendarno Jadi Dirut Baru
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) resmi memisahkan sebagian besar bisnis dan aset wholesale fiber connectivity ke PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia).
Kamis, 01 Okt 2026 08:43
Sulsel
Kapal Kemanusiaan KALLA Bawa 800 Paket Bantuan ke Wilayah Terdampak Gempa NTT
Kapal kemanusiaan KALLA berlayar menuju Nusa Tenggara Timur (NTT) membawa 800 paket bantuan, tenaga medis, relawan, hingga personel penyelamat.
Sabtu, 29 Agu 2026 20:39
Ekbis
BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
Memasuki tahun ke-11, BATIC 2026 digelar pada 24–28 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali.
Rabu, 26 Agu 2026 19:14
News
Bantu Pengungsi Gempa NTT, Semen Tonasa Salurkan Logistik & Trauma Healing
Selain bantuan kebutuhan pokok, perusahaan juga menggelar trauma healing untuk membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak di lokasi pengungsian.
Selasa, 25 Agu 2026 14:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Demokrat Sulsel Ajak Pelajar SMA/SMK Belajar di Hotel, Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini
3
IAS Instruksikan Fraksi Golkar Kawal Pengembangan Pariwisata Selayar
4
Kapolri Mutasi 88 Pati-Pamen, Mantan Ajudan JK Jadi Kapolda Sulsel
5
PLN Resmikan Dua Sumur Bor, 333 Guru & Murid di Soppeng Kini Nikmati Air Bersih
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sambut IAS Malam-malam, Nirwan Arifuddin Diminta Jaga Kesolidan Golkar Bulukumba
2
Demokrat Sulsel Ajak Pelajar SMA/SMK Belajar di Hotel, Tanamkan Pendidikan Politik Sejak Dini
3
IAS Instruksikan Fraksi Golkar Kawal Pengembangan Pariwisata Selayar
4
Kapolri Mutasi 88 Pati-Pamen, Mantan Ajudan JK Jadi Kapolda Sulsel
5
PLN Resmikan Dua Sumur Bor, 333 Guru & Murid di Soppeng Kini Nikmati Air Bersih