UMI-Kemenhaj Sulsel Bahas Rencana Kerja Sama Layanan Kesehatan Jamaah
Rabu, 26 Agu 2026 15:09
Pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan silaturrahim dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, HM Ikbal Ismail. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) melakukan silaturrahim dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, HM Ikbal Ismail, di Kantor Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel, Kompleks Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu (26/8/2026).
Silaturrahim tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi kelembagaan antara UMI dan Kementerian Haji dan Umrah, khususnya dalam pengembangan layanan kesehatan bagi jamaah haji dan umrah, sekaligus membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pendidikan karakter.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Bidang Dakwah dan Kepesantrenan Yayasan Wakaf UMI Dr KH Abd Rauf Assegaf, Wakil Rektor IV UMI Dr KH Muhammad Ishaq Samad, Direktur RS Ibnu Sina YW-UMI Dr dr Armanto Maknun, serta perwakilan Klinik YW UMI Dr Syamsu Alam.
Sementara itu, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel Ikbal Ismail, didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel.
Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan secara lebih konkret, terutama terkait pemanfaatan kapasitas dan sumber daya UMI melalui RS Ibnu Sina YW-UMI dan Klinik YW UMI dalam mendukung pelayanan kesehatan jamaah haji dan umrah.
Selain bidang kesehatan, kerja sama juga diarahkan pada penguatan Catur Dharma UMI, khususnya dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dan pendidikan karakter yang relevan dengan penyelenggaraan haji dan umrah.
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, HM Ikbal Ismail, yang juga merupakan alumni UMI, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyampaikan kesiapan untuk menindaklanjuti komunikasi dan pembahasan lebih lanjut guna merumuskan bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat bagi kedua lembaga.
Silaturrahim ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kolaborasi strategis antara UMI dan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel, terutama dalam menghadirkan layanan yang lebih profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah haji dan umrah.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Sulawesi Selatan.
Silaturrahim tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sinergi kelembagaan antara UMI dan Kementerian Haji dan Umrah, khususnya dalam pengembangan layanan kesehatan bagi jamaah haji dan umrah, sekaligus membuka peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pendidikan karakter.
Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Bidang Dakwah dan Kepesantrenan Yayasan Wakaf UMI Dr KH Abd Rauf Assegaf, Wakil Rektor IV UMI Dr KH Muhammad Ishaq Samad, Direktur RS Ibnu Sina YW-UMI Dr dr Armanto Maknun, serta perwakilan Klinik YW UMI Dr Syamsu Alam.
Sementara itu, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel Ikbal Ismail, didampingi sejumlah pejabat di lingkungan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel.
Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan secara lebih konkret, terutama terkait pemanfaatan kapasitas dan sumber daya UMI melalui RS Ibnu Sina YW-UMI dan Klinik YW UMI dalam mendukung pelayanan kesehatan jamaah haji dan umrah.
Selain bidang kesehatan, kerja sama juga diarahkan pada penguatan Catur Dharma UMI, khususnya dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dan pendidikan karakter yang relevan dengan penyelenggaraan haji dan umrah.
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, HM Ikbal Ismail, yang juga merupakan alumni UMI, menyambut baik rencana kerja sama tersebut. Ia menyampaikan kesiapan untuk menindaklanjuti komunikasi dan pembahasan lebih lanjut guna merumuskan bentuk kerja sama yang saling memberikan manfaat bagi kedua lembaga.
Silaturrahim ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbangunnya kolaborasi strategis antara UMI dan Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulsel, terutama dalam menghadirkan layanan yang lebih profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah haji dan umrah.
Kerja sama tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Sulawesi Selatan.
(GUS)
Berita Terkait
News
Bangun Kolaborasi, UMI–REI Satukan Kampus dan Industri
Universitas Muslim Indonesia (UMI) dan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (DPP REI) memperkuat jembatan antara kampus dan industri melalui kerja sama strategis pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, riset, pengabdian kepada masyarakat
Rabu, 07 Okt 2026 13:47
Makassar City
FH UMI Sambut Mahasiswa Baru, Hadirkan Hakim Agung dan Tokoh Nasional
Fakultas Hukum (FH) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Kuliah Umum dan Seminar Kepemimpinan Mahasiswa pada 5–6 Oktober 2026 di Auditorium Al-Jibra, Jalan Urip Sumoharjo KM 5, Makassar.
Senin, 05 Okt 2026 15:37
News
Peminat UMI Capai 16.530, Prof Hambali: Ini Adalah Kepercayaan Besar
Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muslim Indonesia (UMI) tetap tinggi. Pada penerimaan semester awal Tahun Akademik 2026/2027, sebanyak 16.530 peminat memilih berbagai program studi di UMI.
Sabtu, 03 Okt 2026 10:29
News
WR IV UMI Buka Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah UPT PKD, 36 Mahasiswa Ikuti Seleksi
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI) membuka kegiatan Seleksi Calon Hafizh/Hafizhah Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Karakter dan Dakwah (UPT PKD) UMI, Rabu (30/9/2026)
Rabu, 30 Sep 2026 14:30
Sulsel
Studi General 2026 FAI UMI Dorong Gen Z Perkuat Kesalehan Sosial
Pembentukan kesalehan individu tidak lagi cukup berhenti pada ritual pribadi. Di era disrupsi digital, keberagamaan Generasi Z dituntut bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang nyata dan membawa dampak langsung bagi masyarakat.
Selasa, 29 Sep 2026 17:42
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Suara Berbeda dari Balambano, Arpa Jaska Tegaskan Tak Semua Warga Tolak Jalur Pipa Minyak PT Vale
3
Telkom Dorong Percepatan Adopsi AI di Indonesia lewat Kolaborasi Digital
4
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Siap Aktifkan Kembali Layanan STS di Nipah
2
Suara Berbeda dari Balambano, Arpa Jaska Tegaskan Tak Semua Warga Tolak Jalur Pipa Minyak PT Vale
3
Telkom Dorong Percepatan Adopsi AI di Indonesia lewat Kolaborasi Digital
4
Puluhan Tahun Menanti, Warga Laonti Sambut Haru Pembangunan Jaringan Listrik
5
Lebih dari 500 Karyawan McDonald's Indonesia Jadi 'Kakak Bimbing' 5.250 Anak Marginal