Pasien dengan Keluhan Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Meningkat

Jum'at, 16 Okt 2026 14:43
Pasien dengan Keluhan Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Meningkat
Direktur RSUD Daya, dr. A. Any Muliany Mahyuddin, saat memberikan keterangan, Jumat (16/10/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Comment
Share
MAKASSAR - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar mencatat peningkatan kunjungan pasien dengan keluhan gangguan pernapasan selama dua bulan terakhir. Keluhan yang ditangani antara lain batuk, demam, dan sesak napas, dengan pasien anak-anak mendominasi kunjungan.

Direktur RSUD Daya, dr. A. Any Muliany Mahyuddin, mengatakan peningkatan tersebut terlihat dari data kunjungan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Dilihat dari memang jumlah kunjungan juga meningkat. Anak dan dewasa tertinggi itu di IGD. Jumlah bulan lalu itu sekitar 69 selama 1 bulan, nah selama Oktober ini sudah 70 sampai tanggal hari ini," jelasnya, Jumat (16/10/2026).

Peningkatan kunjungan pasien tersebut juga diikuti kenaikan penggunaan obat-obatan untuk menangani gangguan pernapasan, termasuk obat batuk, demam, dan alergi.

"Kita juga lihat dari penggunaan obat-obatan untuk yang gangguan-gangguan pernapasan, obat batuk, obat demam, obat alergi, memang terjadi peningkatan bahkan sampai 80% penggunaan obat di bulan September dan Oktober," sambungnya.

Meski jumlah kunjungan meningkat, dr. Any memastikan belum ditemukan kasus dengan kondisi berat. Pasien yang sebelumnya mengalami sesak napas juga dilaporkan membaik setelah mendapat penanganan medis.

"Tetapi sampai sekarang belum ada kasus yang berat, tidak ada gejala. Kemarin ada yang sesak tapi tadi dari hasil visit dokter sudah membaik," ungkapnya kepada awak media.

Terkait pemicu peningkatan kasus, ia mengatakan hasil pemeriksaan darah menunjukkan adanya indikasi infeksi virus. Namun, belum ditemukan satu penyebab spesifik yang dominan.

"Dari pemeriksaan darah memang ada virus juga, dan tidak ada yang spesifik memang sebenarnya. Tapi gejala batuk sesak itu ada," lanjut dr. Any.

Ia kembali menegaskan bahwa meskipun jumlah pasien bertambah, kondisi pasien yang dirawat masih stabil dan menunjukkan perkembangan positif setelah mendapat penanganan dokter.

"Peningkatan jumlah ada, tetapi kondisi yang berat tidak ada. Semuanya dalam kondisi yang stabil dan dengan penanganan dokter sudah membaik," sebutnya.

RSUD Daya juga memastikan kesiapan fasilitas dan obat-obatan untuk mengantisipasi kemungkinan penambahan pasien. Ketersediaan tempat tidur dinyatakan masih mencukupi.

"Yang kami rawat hari ini ada enam orang, anak semua, sudah membaik semua. Tempat tidur aman, ada, obat juga masih dalam jumlah yang cukup, tidak ada masalah," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru