Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal

Rabu, 21 Okt 2026 08:42
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyalurkan bantuan delapan paket kasur dan perlengkapan tidur bagi 40 jiwa dari delapan KK di wilayah Batar, Distrik Nuwakot, Nepal. Foto/IST
Comment
Share
JAKARTA - Pemulihan pascabanjir bandang di Nepal masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kerusakan permukiman hingga ancaman bencana susulan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyalurkan bantuan delapan paket kasur dan perlengkapan tidur bagi 40 jiwa dari delapan kepala keluarga (KK) di wilayah Batar, Distrik Nuwakot, Nepal, belum lama ini.

Bantuan tersebut disalurkan melalui kolaborasi dengan Global Humanity Network (GHN) sebagai bagian dari upaya tanggap darurat kemanusiaan. Perlengkapan tidur diharapkan dapat membantu warga memperoleh kenyamanan beristirahat selama menjalani masa pemulihan setelah bencana.

Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Nepal pada 26 Agustus 2026 berdampak pada sejumlah wilayah, termasuk Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading. Selain merusak permukiman dan infrastruktur, bencana tersebut mengganggu aktivitas masyarakat serta akses terhadap kebutuhan dasar. Ancaman banjir dan longsor susulan selama musim hujan turut menambah tantangan bagi warga dalam memulihkan kehidupan mereka.

Setiap paket bantuan terdiri atas satu kasur berukuran 3 x 6 kaki, satu sprei, satu sarung bantal, satu bantal, dan satu selimut. Bantuan tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan istirahat setiap keluarga penerima manfaat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana, termasuk di luar negeri.Menurut dia, pemenuhan kebutuhan dasar tetap penting setelah masa tanggap darurat, terutama bagi keluarga yang masih menghadapi keterbatasan akibat bencana.

“Bencana dapat berdampak panjang terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar setelah kondisi darurat. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban keluarga terdampak di Nepal dan memberikan dukungan bagi mereka dalam menjalani masa pemulihan,” ujar Lilik.

Ia menambahkan, kolaborasi dengan GHN menjadi langkah penting untuk memastikan bantuan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

President of Global Humanity Network (GHN), Said Mukaffiy, mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bagi warga terdampak banjir bandang di Nepal.

Ia mengatakan, kondisi masyarakat pascabencana masih sulit, terlebih banjir dan tanah longsor susulan masih menjadi ancaman selama musim hujan. Karena itu, bantuan perlengkapan tidur diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga penerima.

“Bantuan dari Pertamina Patra Niaga sangat membantu masyarakat sekitar dan memberikan dukungan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh sebagian warga Nepal yang terdampak,” kata Said.

Said juga menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak bencana.

“Kami dari GHN mengucapkan terima kasih atas kolaborasi yang penuh manfaat ini. Kami juga terus mengajak seluruh kalangan dan institusi untuk bekerja sama membawa kebaikan ke seluruh pelosok dunia,” ujarnya.

Penyaluran bantuan ini sejalan dengan sejumlah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Melalui kolaborasi dengan organisasi kemanusiaan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga penerima sekaligus mendukung pemulihan kehidupan masyarakat terdampak banjir bandang di Nepal.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru