Pengajian ASN Maros Tekankan Integritas Kerja
Rabu, 21 Okt 2026 15:23
Pengajian berlangsung di Masjid Baitul Khair, Kompleks Kantor Bupati Maros, Rabu (21/10/2026), dengan menghadirkan Abuya Arrasy Hasyim. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros kembali menyelenggarakan kegiatan pengajian rutin bulanan, Rabu pagi. Agenda ini wajib diikuti ASN lingkup Pemkab Maros.
Pengajian berlangsung di Masjid Baitul Khair, Kompleks Kantor Bupati Maros, dengan menghadirkan Abuya Arrasy Hasyim yang membawakan tausiyah bertema ASN berakhlak dengan meneladani kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab.
Chaidir mengatakan, pengajian menjadi sarana pembinaan rohani agar ASN tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga berakhlak dan berlandaskan nilai moral dalam bekerja.
“Pengajian ini menjadi sarana siraman rohani bagi ASN agar nilai-nilai agama dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menegaskan, kemampuan teknis perlu diimbangi dengan moral dan akhlak yang baik. Dengan begitu, ASN diharapkan mampu bekerja secara profesional sekaligus memahami tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.
"Pengajian juga menjadi ruang bagi ASN untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas sehari-hari," tuturnya.
Dalam tausiyahnya, Abuya Arrasy Hasyim mengingatkan ASN untuk menjaga integritas, bersyukur, dan tidak menjadikan jabatan maupun pencairan anggaran sebagai satu-satunya orientasi dalam bekerja. Ia menekankan bahwa setiap pekerjaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
"Ada atau tidak ada CCTV, Allah tetap tahu apa yang kita kerjakan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan ASN agar tidak saling menjatuhkan ketika menghadapi persoalan di lingkungan kerja. Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan, menurutnya, harus dilakukan dengan tulus tanpa berlebihan dalam membangun citra diri.
"Kepedulian kepada warga yang mengalami kesulitan seharusnya dilakukan dengan tulus, tanpa harus dipamerkan kepada publik," tutupnya.
Selain integritas, Abuya Arrasy menekankan pentingnya rasa syukur dalam menjalankan tugas. Ia meminta ASN tidak mudah mengeluh ketika belum memperoleh jabatan yang diinginkan.
"Kita harus melihat peran pemberi nikmat. Jangan karena kita tidak naik jabatan, kita malah mengeluh,” tuturnya.
Ia juga mengajak ASN meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW melalui kepemimpinan Umar bin Khattab.
“Akhlak Umar bin Khattab itu tidak lepas dari akhlak Nabi,” ujarnya.
Selain mengisi pengajian di lingkungan Pemkab Maros, Abuya Arrasy Hasyim mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Maros, yakni Masjid Besar Al-Aqsa Moncongloe, Masjid Nurul Iman Bulu-bulu, Pondok Pesantren Yahbon di Kecamatan Camba, dan Masjid Al-Markas.
Pengajian berlangsung di Masjid Baitul Khair, Kompleks Kantor Bupati Maros, dengan menghadirkan Abuya Arrasy Hasyim yang membawakan tausiyah bertema ASN berakhlak dengan meneladani kepemimpinan Khalifah Umar bin Khattab.
Chaidir mengatakan, pengajian menjadi sarana pembinaan rohani agar ASN tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga berakhlak dan berlandaskan nilai moral dalam bekerja.
“Pengajian ini menjadi sarana siraman rohani bagi ASN agar nilai-nilai agama dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menegaskan, kemampuan teknis perlu diimbangi dengan moral dan akhlak yang baik. Dengan begitu, ASN diharapkan mampu bekerja secara profesional sekaligus memahami tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.
"Pengajian juga menjadi ruang bagi ASN untuk memperkuat pemahaman keagamaan dan melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas sehari-hari," tuturnya.
Dalam tausiyahnya, Abuya Arrasy Hasyim mengingatkan ASN untuk menjaga integritas, bersyukur, dan tidak menjadikan jabatan maupun pencairan anggaran sebagai satu-satunya orientasi dalam bekerja. Ia menekankan bahwa setiap pekerjaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
"Ada atau tidak ada CCTV, Allah tetap tahu apa yang kita kerjakan," ujarnya.
Ia juga mengingatkan ASN agar tidak saling menjatuhkan ketika menghadapi persoalan di lingkungan kerja. Kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan, menurutnya, harus dilakukan dengan tulus tanpa berlebihan dalam membangun citra diri.
"Kepedulian kepada warga yang mengalami kesulitan seharusnya dilakukan dengan tulus, tanpa harus dipamerkan kepada publik," tutupnya.
Selain integritas, Abuya Arrasy menekankan pentingnya rasa syukur dalam menjalankan tugas. Ia meminta ASN tidak mudah mengeluh ketika belum memperoleh jabatan yang diinginkan.
"Kita harus melihat peran pemberi nikmat. Jangan karena kita tidak naik jabatan, kita malah mengeluh,” tuturnya.
Ia juga mengajak ASN meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW melalui kepemimpinan Umar bin Khattab.
“Akhlak Umar bin Khattab itu tidak lepas dari akhlak Nabi,” ujarnya.
Selain mengisi pengajian di lingkungan Pemkab Maros, Abuya Arrasy Hasyim mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Maros, yakni Masjid Besar Al-Aqsa Moncongloe, Masjid Nurul Iman Bulu-bulu, Pondok Pesantren Yahbon di Kecamatan Camba, dan Masjid Al-Markas.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Maros Bentuk Komisi Irigasi, Pemerataan Pembangunan jadi Prioritas
Pemerintah Kabupaten Maros membentuk Komisi irigasi. Komisi ini dibentuk untuk membahas daerah yang paling membutuhkan perbaikan saluran agar pembangunan lebih merata dan sesuai kebutuhan petani.
Selasa, 20 Okt 2026 15:22
Sulsel
Permudah Layanan Korban Kecelakaan, RSUD La Palaloi Buat Inovasi Siparutusu
Sebanyak 1.311 pasien kecelakaan tercatat mendapatkan pelayanan di RSUD dr La Palaloi Kabupaten Maros sepanjang 2024 hingga Juli 2026.
Selasa, 20 Okt 2026 12:16
Sulsel
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Maros mencapai Rp285,5 miliar hingga September 2026 atau 82,23 persen dari target Rp347 miliar.
Senin, 19 Okt 2026 12:36
Sulsel
DPO Kasus Penggelapan, ASN Maros Terancam Dipecat
Seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Maros, Hj Raoda, terancam diberhentikan setelah diduga tidak masuk kerja tanpa keterangan sejak Juli 2025.
Minggu, 18 Okt 2026 17:12
News
BKPSDM Maros Dorong Digitalisasi Tata Kelola Pemerintahan
Pemkab Maros memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui bimtek penguatan pemerintahan digital, khususnya dalam perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi, efektif, dan efisien.
Jum'at, 16 Okt 2026 14:36
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Athirah Cup Vol XIII Asah Karakter dan Kepemimpinan Siswa
2
SIT Darul Fikri Makassar Gelar Talkshow Inclusive Education Bersama Wagub Sulsel
3
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
4
Sidang Korupsi Bibit Nanas Sulsel Ungkap Dugaan Manipulasi Data Petani
5
Gelar LIKE IT 2026 di Unhas, LPS Minta Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Athirah Cup Vol XIII Asah Karakter dan Kepemimpinan Siswa
2
SIT Darul Fikri Makassar Gelar Talkshow Inclusive Education Bersama Wagub Sulsel
3
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
4
Sidang Korupsi Bibit Nanas Sulsel Ungkap Dugaan Manipulasi Data Petani
5
Gelar LIKE IT 2026 di Unhas, LPS Minta Mahasiswa Bijak Kelola Keuangan