Ukir Sejarah Baru, Pembalap Binaan Astra Honda Juara di ETC Prancis
Selasa, 08 Jul 2025 08:42
Dalam gelaran FIM JuniorGP World Championship di Sirkuit Magny-Cours, Prancis pada 5-6 Juli 2025, Ramadhipa sukses meraih podium tertinggi di balapan pertama European Talent Cup (ETC). Foto/IST
JAKARTA - Setelah Veda Ega Pratama menorehkan kemenangan di Red Bull Rookies Cup Italia, kini giliran M. Kiandra Ramadhipa yang mempersembahkan sejarah baru bagi Indonesia.
Dalam gelaran FIM JuniorGP World Championship di Sirkuit Magny-Cours, Prancis pada 5-6 Juli 2025, Ramadhipa sukses meraih podium tertinggi di balapan pertama European Talent Cup (ETC), prestasi pertama pebalap Indonesia di balapan bergengsi Eropa ini.
Pada balapan pertama ETC yang digelar Minggu, 6 Juli 2025, Ramadhipa yang berlaga bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team tampil impresif.
Meskipun hujan membuat jadwal start ditunda dua kali, dan lintasan basah menjadi tantangan, Ramadhipa mampu tampil dengan baik. Setelah start dari posisi kedua, persaingan ketat di grup depan membuatnya sempat turun ke posisi ke-8, namun ia berhasil bangkit dan meraih posisi empat besar pada lap terakhir.
Memasuki lap terakhir di posisi kedua, ia melesat ke depan dan bertahan hingga garis finish. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Sirkuit Magny-Cours, mengukir sejarah bagi pebalap Indonesia di sana.
"Kondisi hari ini sulit, tetapi sangat berbeda antara kedua balapan. Saya bisa bertahan di grup depan hingga lap-lap akhir. Akhirnya, saya berusaha memimpin balapan dan berhasil. Saya sangat senang dengan kemenangan pertama kami di ajang ini. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Borja Gomez (mantan pebalap Moto2 yang meninggal di Magny-Cours) dan seluruh warga Indonesia," ujar Ramadhipa.
Pada balapan kedua, meskipun dalam kondisi lintasan yang sama-sama basah, Ramadhipa tampil solid. Ia memulai balapan dengan baik dan bertahan di posisi kedua, namun akhirnya terlepas ke posisi keempat. Meski begitu, ia tetap berusaha keras dan hampir terjatuh di lap ketujuh. Pada akhirnya, balapan dihentikan karena adanya kecelakaan di lap terakhir.
Ramadhipa finish di posisi keempat dan mengumpulkan 13 poin penting yang membawanya ke peringkat keempat klasemen sementara dengan total 73 poin.
"Pada race kedua, kondisinya lebih buruk dan target saya adalah bisa finish. Saya mengendalikan diri dan mencoba untuk tidak buru-buru, hingga bisa mengamankan 13 poin penting untuk klasemen. Saya hampir terjatuh, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai di Magny-Cours," tambahnya.
Poin Perdana Veda
Balapan JuniorGP yang berlangsung di Magny-Cours juga memberi pencapaian bagi Veda Ega Pratama. Dalam kondisi basah yang sulit, ia berhasil meraih poin perdana musim ini setelah finis di posisi ke-12. Meski mengalami kesulitan dengan trek licin dan balapan yang dihentikan lebih awal, Veda memperoleh empat poin dan kini berada di posisi ke-19 klasemen.
"Balapan hari ini sulit karena kondisi basah yang membuat lintasan jadi sangat licin. Saya mencatat peningkatan lap demi lap dan saya sudah melakukan yang terbaik. Inilah hasil yang kami dapatkan di Magny-Cours, tetapi paling tidak kami meraih poin perdana musim ini di JuniorGP. Kami akan berjuang lagi di MotorLand agar bisa meraih hasil lebih baik sebelum jeda musim panas," ujar Veda.
Prestasi dan Harapan dari Astra Honda
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian kedua pebalap binaan Honda.
"Meskipun baru pertama kali balapan di Prancis, kedua pebalap binaan kami mampu beradaptasi cepat, kompetitif, bahkan mencetak prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Semoga semangat Satu Hati yang mereka tunjukan bisa menginspirasi generasi muda dalam memperjuangkan mimpinya," ujar Andy.
Kejuaraan FIM JuniorGP berikutnya akan berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada 24-27 Juli 2025, tempat yang sudah dikenal oleh kedua pebalap. Namun, sebelum itu, mereka akan bertanding di putaran kelima Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pada 12-13 Juli mendatang.
Dalam gelaran FIM JuniorGP World Championship di Sirkuit Magny-Cours, Prancis pada 5-6 Juli 2025, Ramadhipa sukses meraih podium tertinggi di balapan pertama European Talent Cup (ETC), prestasi pertama pebalap Indonesia di balapan bergengsi Eropa ini.
Pada balapan pertama ETC yang digelar Minggu, 6 Juli 2025, Ramadhipa yang berlaga bersama Honda Asia Dream Racing Junior Team tampil impresif.
Meskipun hujan membuat jadwal start ditunda dua kali, dan lintasan basah menjadi tantangan, Ramadhipa mampu tampil dengan baik. Setelah start dari posisi kedua, persaingan ketat di grup depan membuatnya sempat turun ke posisi ke-8, namun ia berhasil bangkit dan meraih posisi empat besar pada lap terakhir.
Memasuki lap terakhir di posisi kedua, ia melesat ke depan dan bertahan hingga garis finish. Lagu Indonesia Raya pun berkumandang di Sirkuit Magny-Cours, mengukir sejarah bagi pebalap Indonesia di sana.
"Kondisi hari ini sulit, tetapi sangat berbeda antara kedua balapan. Saya bisa bertahan di grup depan hingga lap-lap akhir. Akhirnya, saya berusaha memimpin balapan dan berhasil. Saya sangat senang dengan kemenangan pertama kami di ajang ini. Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk Borja Gomez (mantan pebalap Moto2 yang meninggal di Magny-Cours) dan seluruh warga Indonesia," ujar Ramadhipa.
Pada balapan kedua, meskipun dalam kondisi lintasan yang sama-sama basah, Ramadhipa tampil solid. Ia memulai balapan dengan baik dan bertahan di posisi kedua, namun akhirnya terlepas ke posisi keempat. Meski begitu, ia tetap berusaha keras dan hampir terjatuh di lap ketujuh. Pada akhirnya, balapan dihentikan karena adanya kecelakaan di lap terakhir.
Ramadhipa finish di posisi keempat dan mengumpulkan 13 poin penting yang membawanya ke peringkat keempat klasemen sementara dengan total 73 poin.
"Pada race kedua, kondisinya lebih buruk dan target saya adalah bisa finish. Saya mengendalikan diri dan mencoba untuk tidak buru-buru, hingga bisa mengamankan 13 poin penting untuk klasemen. Saya hampir terjatuh, tetapi yang terpenting adalah hasil akhir. Saya sangat senang dengan apa yang kami capai di Magny-Cours," tambahnya.
Poin Perdana Veda
Balapan JuniorGP yang berlangsung di Magny-Cours juga memberi pencapaian bagi Veda Ega Pratama. Dalam kondisi basah yang sulit, ia berhasil meraih poin perdana musim ini setelah finis di posisi ke-12. Meski mengalami kesulitan dengan trek licin dan balapan yang dihentikan lebih awal, Veda memperoleh empat poin dan kini berada di posisi ke-19 klasemen.
"Balapan hari ini sulit karena kondisi basah yang membuat lintasan jadi sangat licin. Saya mencatat peningkatan lap demi lap dan saya sudah melakukan yang terbaik. Inilah hasil yang kami dapatkan di Magny-Cours, tetapi paling tidak kami meraih poin perdana musim ini di JuniorGP. Kami akan berjuang lagi di MotorLand agar bisa meraih hasil lebih baik sebelum jeda musim panas," ujar Veda.
Prestasi dan Harapan dari Astra Honda
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), Andy Wijaya, mengungkapkan rasa bangganya atas capaian kedua pebalap binaan Honda.
"Meskipun baru pertama kali balapan di Prancis, kedua pebalap binaan kami mampu beradaptasi cepat, kompetitif, bahkan mencetak prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Semoga semangat Satu Hati yang mereka tunjukan bisa menginspirasi generasi muda dalam memperjuangkan mimpinya," ujar Andy.
Kejuaraan FIM JuniorGP berikutnya akan berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol, pada 24-27 Juli 2025, tempat yang sudah dikenal oleh kedua pebalap. Namun, sebelum itu, mereka akan bertanding di putaran kelima Red Bull Rookies Cup di Sirkuit Sachsenring, Jerman, pada 12-13 Juli mendatang.
(TRI)
Berita Terkait
News
Cari Aman Academy 2026, AHM Cetak Generasi Penggerak Keselamatan Berkendara
Lewat Cari Aman Academy, AHM mendorong generasi muda menjadi penggerak budaya keselamatan berkendara, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Jum'at, 09 Okt 2026 12:18
News
Pasca Gempa NTT, AHM Perkuat Layanan Kesehatan untuk Pulihkan Mobilitas Warga
Bantuan mencakup prasarana dan peralatan penunjang pelayanan kesehatan, mulai dari fasilitas listrik dan air bersih hingga perangkat pendukung layanan kesehatan primer.
Rabu, 07 Okt 2026 12:54
News
DSA Bengkaung Diresmikan, Astra Motor Dorong Potensi Desa Tumbuh Berkelanjutan
Pengembangan potensi ekonomi, lingkungan, dan pendidikan menjadi fokus Astra Motor dalam mendorong kemandirian masyarakat Desa Bengkaung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Rabu, 30 Sep 2026 13:27
Sports
Melesat di Aragon, Ramadhipa Jaga Peluang Tembus Tiga Besar Moto3 Junior
M. Kiandra Ramadhipa menjaga peluang menembus tiga besar klasemen FIM Moto3 Junior World Championship setelah tampil kompetitif pada dua balapan di MotorLand Aragón.
Senin, 28 Sep 2026 15:40
Sports
ART Borong 9 Podium di Mandalika Racing Series, Resky Kunci Gelar Nasional
Astra Motor Racing Team (ART) memborong sembilan podium pada ronde keempat Mandalika Racing Series (MRS) 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, 19–20 September.
Selasa, 22 Sep 2026 11:55
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Resmi Gabung Demokrat, Appi Ajak Kader Bersama-sama Besarkan Partai
2
Kuasa Hukum Husniah Talenrang Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Hilangnya Dokumen MA
3
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
4
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
5
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Resmi Gabung Demokrat, Appi Ajak Kader Bersama-sama Besarkan Partai
2
Kuasa Hukum Husniah Talenrang Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Hilangnya Dokumen MA
3
Daftar Pilrek UNM, Prof Hasmyati Usung Visi Center of Excellence Kependidikan
4
Putusan MA Soal Prof Ichsan Ali Belum Tuntas, Legalitas Senat UNM Jelang Pilrek Disorot
5
Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan