Pelatihan Vokasional PT Vale Buka Jalan Anak Muda Loeha Raya ke Dunia Kerja
Kamis, 02 Okt 2025 10:27
PT Vale Indonesia Tbk kembali menggelar program pelatihan vokasional untuk putra-putri dari desa se-Loeha Raya agar mereka siap bersaing dan diterima di dunia kerja. Foto/Istimewa
SOROWAKO - Sebagai bagian dari komitmen memberdayakan tenaga kerja lokal di wilayah operasionalnya, Pelatihan Vokasional untuk putra-putri di Kecamatan Towuti, Luwu Timur kembali digelar.
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), yang merupakan bagian dari MIND ID (Mining Industry Indonesia), terus memprioritaskan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar memiliki keterampilan yang unggul.
Program ini merupakan angkatan ketiga bagi putra-putri dari desa-desa se-Loeha Raya, yakni Desa Rante Angin, Loeha, Bantilang, Masiku, dan Tokalimbo. Tahun sebelumnya, PT Vale juga mengadakan pelatihan serupa dengan fokus pada pengoperasian alat berat.
Tahun ini, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Politeknik Sorowako (Poliwako), pelatihan difokuskan pada keterampilan teknis seperti pengelasan, kelistrikan, dan administrasi kantor. Program ini disediakan secara gratis, lengkap dengan fasilitas tempat tinggal dan uang saku.
Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Indrawati Sinur, putri Desa Rante Angin. Ia mendaftar pada pelatihan vokasional bidang Administrasi Perkantoran untuk memperluas pengetahuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Alumni Pascasarjana Universitas Hasanuddin ini sebelumnya telah diterima bekerja sebagai Admin PT Geo Sinergi Utama untuk proyek PT Vale di Tanamalia. Namun, karena proyek belum berjalan, ia masih menunggu penempatan.
“Saya ikut pelatihan sambil menunggu panggilan kerja. Senang sekali bisa tambah ilmu juga diberi fasilitas tempat tinggal dan uang saku,” ungkapnya penuh syukur.
Indrawati, lulusan Jurusan Ekonomi Pembangunan, mengaku mendapat banyak pengalaman baru selama pelatihan, mulai dari berinteraksi dengan pembimbing dari Poliwako hingga berkenalan dengan peserta lain dari berbagai kecamatan di Luwu Timur.
Bagi peserta lainnya, pelatihan ini bukan sekadar pengisi waktu luang, tapi juga menjadi bekal untuk meraih masa depan. Sahabuddin Jaris, putra Desa Loeha, optimistis bisa mendapat pekerjaan layak setelah menyelesaikan pelatihan dan menerima sertifikat kompetensi.
“Banyak hal yang saya pelajari terkait pengelasan dan pengeboran. Kemampuan ini akan saya gunakan untuk melamar pekerjaan,” tuturnya.
Muh Aynul Yaqin, putra Desa Bantilang, juga bersyukur mendapat kesempatan memperdalam ilmu kelistrikan selama libur kuliah S2-nya.
“Semoga pelatihan ini bisa berkelanjutan, agar putra-putri se-Loeha Raya punya peluang untuk meningkatkan kualitas dan siap bersaing dalam dunia industri. Apalagi Luwu Timur berpotensi besar dalam industri pertambangan,” tambahnya.
Mendukung program ini, Kepala Desa Loeha, Hamka Tandioga, mengapresiasi manfaat pelatihan bagi peningkatan kapasitas masyarakat. Ia aktif menyebarluaskan informasi dan mendorong warganya untuk ikut serta.
Direktur External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa perusahaan senantiasa memprioritaskan talenta lokal sebagai tenaga kerja. Pelatihan vokasional menjadi salah satu cara untuk memastikan mereka memiliki bekal yang cukup sebelum memasuki dunia kerja.
PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), yang merupakan bagian dari MIND ID (Mining Industry Indonesia), terus memprioritaskan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar memiliki keterampilan yang unggul.
Program ini merupakan angkatan ketiga bagi putra-putri dari desa-desa se-Loeha Raya, yakni Desa Rante Angin, Loeha, Bantilang, Masiku, dan Tokalimbo. Tahun sebelumnya, PT Vale juga mengadakan pelatihan serupa dengan fokus pada pengoperasian alat berat.
Tahun ini, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Politeknik Sorowako (Poliwako), pelatihan difokuskan pada keterampilan teknis seperti pengelasan, kelistrikan, dan administrasi kantor. Program ini disediakan secara gratis, lengkap dengan fasilitas tempat tinggal dan uang saku.
Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Indrawati Sinur, putri Desa Rante Angin. Ia mendaftar pada pelatihan vokasional bidang Administrasi Perkantoran untuk memperluas pengetahuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Alumni Pascasarjana Universitas Hasanuddin ini sebelumnya telah diterima bekerja sebagai Admin PT Geo Sinergi Utama untuk proyek PT Vale di Tanamalia. Namun, karena proyek belum berjalan, ia masih menunggu penempatan.
“Saya ikut pelatihan sambil menunggu panggilan kerja. Senang sekali bisa tambah ilmu juga diberi fasilitas tempat tinggal dan uang saku,” ungkapnya penuh syukur.
Indrawati, lulusan Jurusan Ekonomi Pembangunan, mengaku mendapat banyak pengalaman baru selama pelatihan, mulai dari berinteraksi dengan pembimbing dari Poliwako hingga berkenalan dengan peserta lain dari berbagai kecamatan di Luwu Timur.
Bagi peserta lainnya, pelatihan ini bukan sekadar pengisi waktu luang, tapi juga menjadi bekal untuk meraih masa depan. Sahabuddin Jaris, putra Desa Loeha, optimistis bisa mendapat pekerjaan layak setelah menyelesaikan pelatihan dan menerima sertifikat kompetensi.
“Banyak hal yang saya pelajari terkait pengelasan dan pengeboran. Kemampuan ini akan saya gunakan untuk melamar pekerjaan,” tuturnya.
Muh Aynul Yaqin, putra Desa Bantilang, juga bersyukur mendapat kesempatan memperdalam ilmu kelistrikan selama libur kuliah S2-nya.
“Semoga pelatihan ini bisa berkelanjutan, agar putra-putri se-Loeha Raya punya peluang untuk meningkatkan kualitas dan siap bersaing dalam dunia industri. Apalagi Luwu Timur berpotensi besar dalam industri pertambangan,” tambahnya.
Mendukung program ini, Kepala Desa Loeha, Hamka Tandioga, mengapresiasi manfaat pelatihan bagi peningkatan kapasitas masyarakat. Ia aktif menyebarluaskan informasi dan mendorong warganya untuk ikut serta.
Direktur External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menyampaikan bahwa perusahaan senantiasa memprioritaskan talenta lokal sebagai tenaga kerja. Pelatihan vokasional menjadi salah satu cara untuk memastikan mereka memiliki bekal yang cukup sebelum memasuki dunia kerja.
(TRI)
Berita Terkait
News
Vale Indonesia Serah Terimakan Enam Rumah Layak Huni bagi Warga Kolaka
Hasnah merupakan satu dari enam penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan Vale Indonesia di tiga desa di Kabupaten Kolaka.
Senin, 19 Okt 2026 15:37
Ekbis
Vale Indonesia Pamerkan Produk UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357
Produk olahan pangan hingga kerajinan lokal dari Luwu Timur meramaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Minggu, 18 Okt 2026 21:34
News
Hasil Uji Laboratorium: Padi di Lahan Terdampak Tumpahan MFO Vale Aman Dikonsumsi
Hasil pengujian laboratorium terhadap sampel gabah dari lahan percontohan (demplot) menunjukkan padi yang dipanen memenuhi standar mutu dan keamanan pangan sehingga dinyatakan aman dikonsumsi.
Sabtu, 17 Okt 2026 11:08
News
Asmo Sulsel Hadirkan Service Point Honda Sekaligus Ruang Praktik Siswa
Lewat pengembangan Astra Motor School, Asmo Sulsel berharap siswa sekolah vokasi memperoleh kesempatan belajar yang lebih aplikatif sekaligus memahami standar pelayanan di industri otomotif.
Selasa, 13 Okt 2026 19:01
Ekbis
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
PT Vale Indonesia Tbk terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan koperasi.
Minggu, 11 Okt 2026 10:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
5
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target