Gowa Jadi Tuan Rumah, Darmawangsyah Apresiasi Kemah Pramuka Madrasah se-Sulsel
Kamis, 03 Sep 2026 08:51
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin hadir dalam pembukaan kegiatan. Foto: Istimewa
GOWA - Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah Kemah Pramuka Madrasah Provinsi (KPMP) Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang diikuti 2.389 peserta dari berbagai daerah di Sulsel. Kegiatan yang berlangsung di Bumi Perkemahan H.M. Yasin Limpo Cadika Gowa tersebut dibuka pada Rabu (2/9/2026) dan berlangsung hingga 5 September 2026.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin hadir dalam pembukaan kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan itu. Kepercayaan menjadikan Gowa sebagai lokasi pelaksanaan kemah tingkat provinsi dinilai menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter dan kepramukaan.
Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan yang telah memberikan kepercayaan kepada Gowa sebagai tuan rumah KPMP 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas perkemahan, tetapi menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan dan semangat kebersamaan.
"Kita berharap Kemah Madrasah ini dapat menghadirkan generasi muda yang tangguh ke depan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilakukan dan Gowa senantiasa siap menjadi tuan rumah yang baik," ujar Darmawangsyah.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Gowa juga mengikutsertakan 27 regu dalam KPMP 2026. Darmawangsyah menyebut jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbanyak dibandingkan perwakilan kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Selatan.
"Kalau Kabupaten Gowa sendiri membawa perwakilan sebanyak 27 regu dan menjadi salah satu yang terbanyak dari peserta lainnya dari kabupaten dan kota se-Sulsel," katanya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, menegaskan KPMP 2026 diarahkan sebagai bagian dari proses pembinaan generasi muda madrasah. Ia menyebut kegiatan tersebut bukan hanya menjadi momentum berkumpulnya para peserta, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan potensi Pramuka Penggalang dan Penegak.
"Ini bukan sekadar kegiatan berkumpul, tetapi bagaimana meningkatkan potensi pembinaan Penggalang dan Penegak serta membentuk generasi muda yang memiliki kemandirian dan kemampuan bekerja sama," ujar Ali Yafid.
KPMP Sulsel 2026 diikuti 1.089 peserta golongan Penggalang dan 1.300 peserta golongan Penegak. Dengan total 2.389 peserta, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda perkemahan Pramuka madrasah berskala provinsi yang mempertemukan pelajar madrasah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ali Yafid juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membangun persahabatan, memperkaya pengalaman dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Peserta didorong tidak hanya menikmati aktivitas perkemahan, tetapi juga ikut menjaga lingkungan melalui kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon.
"Manfaatkan perkemahan ini sebaik-baiknya. Bangun persahabatan dan pengalaman, cintai lingkungan, tanam pohon dan pelihara," pesannya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. M. Ishak Iskandar, yang mewakili Gubernur Sulsel, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Sulsel atas pelaksanaan KPMP 2026. Menurutnya, kemah madrasah memiliki nilai strategis karena menjadi bagian dari pembinaan karakter, iman dan takwa, sekaligus pengembangan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Ia menilai generasi muda madrasah perlu dibekali karakter yang kuat, etika, kemampuan sosial, keterampilan serta kecintaan terhadap tanah air. Karena itu, pembinaan tersebut membutuhkan sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, pembina dan pendamping Pramuka serta masyarakat.
"Ini bukan sekadar perkemahan biasa, tetapi wadah pembinaan karakter, iman dan takwa serta pengembangan jiwa kepemimpinan anak-anak madrasah. Kita ingin membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, berjiwa sosial dan cinta tanah air," kata Ishak.
Ia berharap seluruh rangkaian KPMP 2026 menjadi proses pembelajaran yang memberikan pengalaman positif bagi peserta. Selain membangun kebersamaan, kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan serta semangat untuk terus berkarya dan berprestasi.
Dengan dukungan Pemkab Gowa, Kementerian Agama Sulsel, pemerintah provinsi, pembina dan pendamping Pramuka, KPMP 2026 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perkemahan. Momentum tersebut menjadi bagian dari investasi pembinaan generasi muda madrasah agar tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, tangguh, memiliki kepemimpinan, serta mampu menjaga nilai kebangsaan dan lingkungan.
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin hadir dalam pembukaan kegiatan yang diselenggarakan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan itu. Kepercayaan menjadikan Gowa sebagai lokasi pelaksanaan kemah tingkat provinsi dinilai menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter dan kepramukaan.
Darmawangsyah menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan yang telah memberikan kepercayaan kepada Gowa sebagai tuan rumah KPMP 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas perkemahan, tetapi menjadi ruang bagi peserta untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan dan semangat kebersamaan.
"Kita berharap Kemah Madrasah ini dapat menghadirkan generasi muda yang tangguh ke depan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini terus dilakukan dan Gowa senantiasa siap menjadi tuan rumah yang baik," ujar Darmawangsyah.
Sebagai tuan rumah, Kabupaten Gowa juga mengikutsertakan 27 regu dalam KPMP 2026. Darmawangsyah menyebut jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbanyak dibandingkan perwakilan kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Selatan.
"Kalau Kabupaten Gowa sendiri membawa perwakilan sebanyak 27 regu dan menjadi salah satu yang terbanyak dari peserta lainnya dari kabupaten dan kota se-Sulsel," katanya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, menegaskan KPMP 2026 diarahkan sebagai bagian dari proses pembinaan generasi muda madrasah. Ia menyebut kegiatan tersebut bukan hanya menjadi momentum berkumpulnya para peserta, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan potensi Pramuka Penggalang dan Penegak.
"Ini bukan sekadar kegiatan berkumpul, tetapi bagaimana meningkatkan potensi pembinaan Penggalang dan Penegak serta membentuk generasi muda yang memiliki kemandirian dan kemampuan bekerja sama," ujar Ali Yafid.
KPMP Sulsel 2026 diikuti 1.089 peserta golongan Penggalang dan 1.300 peserta golongan Penegak. Dengan total 2.389 peserta, kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda perkemahan Pramuka madrasah berskala provinsi yang mempertemukan pelajar madrasah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Ali Yafid juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membangun persahabatan, memperkaya pengalaman dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Peserta didorong tidak hanya menikmati aktivitas perkemahan, tetapi juga ikut menjaga lingkungan melalui kegiatan penanaman dan pemeliharaan pohon.
"Manfaatkan perkemahan ini sebaik-baiknya. Bangun persahabatan dan pengalaman, cintai lingkungan, tanam pohon dan pelihara," pesannya.
Sementara itu, Asisten I Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. M. Ishak Iskandar, yang mewakili Gubernur Sulsel, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Sulsel atas pelaksanaan KPMP 2026. Menurutnya, kemah madrasah memiliki nilai strategis karena menjadi bagian dari pembinaan karakter, iman dan takwa, sekaligus pengembangan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Ia menilai generasi muda madrasah perlu dibekali karakter yang kuat, etika, kemampuan sosial, keterampilan serta kecintaan terhadap tanah air. Karena itu, pembinaan tersebut membutuhkan sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, pembina dan pendamping Pramuka serta masyarakat.
"Ini bukan sekadar perkemahan biasa, tetapi wadah pembinaan karakter, iman dan takwa serta pengembangan jiwa kepemimpinan anak-anak madrasah. Kita ingin membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, berjiwa sosial dan cinta tanah air," kata Ishak.
Ia berharap seluruh rangkaian KPMP 2026 menjadi proses pembelajaran yang memberikan pengalaman positif bagi peserta. Selain membangun kebersamaan, kegiatan tersebut diharapkan menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan serta semangat untuk terus berkarya dan berprestasi.
Dengan dukungan Pemkab Gowa, Kementerian Agama Sulsel, pemerintah provinsi, pembina dan pendamping Pramuka, KPMP 2026 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan perkemahan. Momentum tersebut menjadi bagian dari investasi pembinaan generasi muda madrasah agar tumbuh sebagai pribadi yang mandiri, tangguh, memiliki kepemimpinan, serta mampu menjaga nilai kebangsaan dan lingkungan.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa dan Taspen Kerja Sama Tingkatkan Kesejahteraan ASN
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjalin kerja sama dengan PT Taspen untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gowa.
Senin, 07 Sep 2026 16:12
Sulsel
6 Legislator Gerindra di DPRD Sulsel Disiapkan Naik Kelas ke Pusat pada Pileg 2029
Sebanyak enam anggota DPRD Sulsel dari Gerindra berencana naik kelas ke pusat. Rencana mereka pun telah direstui oleh pengurus DPD Sulsel.
Kamis, 03 Sep 2026 17:35
Sulsel
Gerindra Sulsel Tingkatkan Kapasitas 115 Legislatornya Bahas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan mulai memperkuat konsolidasi internal menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.
Rabu, 02 Sep 2026 16:22
Sulsel
Workshop Bela Negara di Gowa Soroti Tantangan Nasionalisme di Era Digital
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menegaskan bahwa bela negara bukan semata-mata berkaitan dengan peperangan atau tugas TNI dan Polri. Menurutnya, bela negara merupakan tanggung jawab seluruh warga.
Kamis, 27 Agu 2026 20:11
Sulsel
Bantuan Pangan Disalurkan, 73.780 PBP di Gowa akan Terima 30 Kg Beras
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama Perum Bulog Cabang Makassar melaunching penyaluran Bantuan Pangan Program Pemerintah Pusat alokasi Juli, Agustus, dan September 2026, di Desa Jenetallasa, Kecamatan Pallangga, Kamis (20/8).
Kamis, 20 Agu 2026 16:11
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, Siswa Kelas XI SMA IT Arrahmah Mengabdi di Leang-Leang
5
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros