Wali Kota Makassar Siapkan Sistem Peningkatan Kapasitas Lurah
Selasa, 29 Sep 2026 06:04
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat ditemui di Ruang Media Center Balai Kota Makassar, Senin (28/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyiapkan sistem peningkatan kapasitas lurah untuk memperkuat pelayanan publik hingga tingkat kelurahan.
Langkah tersebut disiapkan menyusul adanya sorotan terhadap kinerja sejumlah lurah yang dinilai belum sepenuhnya fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Menurut Munafri, penyatuan visi penting dilakukan karena aparatur di kelurahan memiliki latar belakang dan pengalaman yang beragam.
"Kita sadari bahwa ada yang lurah baru, ada yang sudah pernah jadi lurah, ada yang (pernah) pegawai di kelurahan. Ini harus disatukan visinya," ujarnya, Senin (28/9/2026).
Ia mengatakan Pemkot Makassar bersama pihak terkait saat ini tengah merancang sistem peningkatan kapasitas bagi para lurah. Sistem tersebut mencakup penguatan kapasitas dan sumber daya agar pelaksanaan tupoksi dapat berjalan hingga tingkat kelurahan.
"Sekarang kita bersama teman-teman di BPKD, ini sudah merancang sebuah sistem untuk peningkatan kapasitas. Jadi ada kapasitas, capacity building (peningkatan kapasitas). Terus ada peningkatan melalui peningkatan sumber daya yang harus kita pastikan kepada para lurah, sehingga turunan dari tupoksi itu harus benar-benar sampai," ucapnya.
Munafri mengatakan pihaknya juga tengah mengatur waktu untuk mengumpulkan para lurah. Hal itu dilakukan agar pelayanan di kantor kelurahan tetap berjalan selama proses peningkatan kapasitas.
"Kalau langsung semua lurah dikumpul, nanti kosong semua di kelurahannya, sementara kita dalam proses untuk mengisi posisi-posisi yang ada di kelurahan. Ini sangat penting sekali. Kenapa? Karena lurah ini menjadi garda paling depan pemerintah berhubungan dengan masyarakat," tuturnya kepada awak media.
Menurut Munafri, setiap lurah ke depan harus memiliki kapabilitas dan pemahaman pemerintahan yang baik. Hal tersebut dinilai penting agar pelayanan dan pendekatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal.
"Lurahnya harus punya kapabilitas yang kuat, pengetahuan tentang ilmu pemerintahan yang bagus. Sehingga approaching (pendekatan) terhadap masyarakat itu bisa lebih maksimal. Lurah ini harus diberikan terus modal untuk peningkatan kualitas dan kapasitas mereka," sambungnya.
Munafri juga mengaku telah menerima sejumlah catatan dan laporan terkait oknum lurah yang dinilai "nakal". Laporan tersebut berasal dari pengaduan informal maupun laporan resmi melalui Inspektorat.
"Banyak (catatan), ada beberapa yang masuk menjadi laporan-laporan, baik laporan secara informal, laporan formal yang masuk melalui Inspektorat dan sebagainya. Ini akan menjadi perhatian kita untuk bagaimana lurah-lurah ini tidak memberikan atau tidak menjadi preseden buruk terhadap pemerintah.
Wali Kota juga menekankan pentingnya pemeriksaan terhadap setiap laporan sebelum mengambil kesimpulan. Menurutnya, pemerintah perlu melihat informasi dari berbagai pihak agar kondisi di lapangan dapat dipastikan.
"Harus juga dipastikan bahwa kita di pemerintah kota tetap harus memperhatikan keseimbangan berita. Karena kan mungkin ada yang dilakukan lurah dengan alasan tertentu yang mungkin juga tidak sependapat dengan masyarakat, atau ada pula yang sebaliknya. Makanya akan sangat penting untuk dilakukan cross check (pemeriksaan ulang) untuk memastikan seperti apa kondisi yang ada di kelurahan itu," tutupnya.
Langkah tersebut disiapkan menyusul adanya sorotan terhadap kinerja sejumlah lurah yang dinilai belum sepenuhnya fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Menurut Munafri, penyatuan visi penting dilakukan karena aparatur di kelurahan memiliki latar belakang dan pengalaman yang beragam.
"Kita sadari bahwa ada yang lurah baru, ada yang sudah pernah jadi lurah, ada yang (pernah) pegawai di kelurahan. Ini harus disatukan visinya," ujarnya, Senin (28/9/2026).
Ia mengatakan Pemkot Makassar bersama pihak terkait saat ini tengah merancang sistem peningkatan kapasitas bagi para lurah. Sistem tersebut mencakup penguatan kapasitas dan sumber daya agar pelaksanaan tupoksi dapat berjalan hingga tingkat kelurahan.
"Sekarang kita bersama teman-teman di BPKD, ini sudah merancang sebuah sistem untuk peningkatan kapasitas. Jadi ada kapasitas, capacity building (peningkatan kapasitas). Terus ada peningkatan melalui peningkatan sumber daya yang harus kita pastikan kepada para lurah, sehingga turunan dari tupoksi itu harus benar-benar sampai," ucapnya.
Munafri mengatakan pihaknya juga tengah mengatur waktu untuk mengumpulkan para lurah. Hal itu dilakukan agar pelayanan di kantor kelurahan tetap berjalan selama proses peningkatan kapasitas.
"Kalau langsung semua lurah dikumpul, nanti kosong semua di kelurahannya, sementara kita dalam proses untuk mengisi posisi-posisi yang ada di kelurahan. Ini sangat penting sekali. Kenapa? Karena lurah ini menjadi garda paling depan pemerintah berhubungan dengan masyarakat," tuturnya kepada awak media.
Menurut Munafri, setiap lurah ke depan harus memiliki kapabilitas dan pemahaman pemerintahan yang baik. Hal tersebut dinilai penting agar pelayanan dan pendekatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara maksimal.
"Lurahnya harus punya kapabilitas yang kuat, pengetahuan tentang ilmu pemerintahan yang bagus. Sehingga approaching (pendekatan) terhadap masyarakat itu bisa lebih maksimal. Lurah ini harus diberikan terus modal untuk peningkatan kualitas dan kapasitas mereka," sambungnya.
Munafri juga mengaku telah menerima sejumlah catatan dan laporan terkait oknum lurah yang dinilai "nakal". Laporan tersebut berasal dari pengaduan informal maupun laporan resmi melalui Inspektorat.
"Banyak (catatan), ada beberapa yang masuk menjadi laporan-laporan, baik laporan secara informal, laporan formal yang masuk melalui Inspektorat dan sebagainya. Ini akan menjadi perhatian kita untuk bagaimana lurah-lurah ini tidak memberikan atau tidak menjadi preseden buruk terhadap pemerintah.
Wali Kota juga menekankan pentingnya pemeriksaan terhadap setiap laporan sebelum mengambil kesimpulan. Menurutnya, pemerintah perlu melihat informasi dari berbagai pihak agar kondisi di lapangan dapat dipastikan.
"Harus juga dipastikan bahwa kita di pemerintah kota tetap harus memperhatikan keseimbangan berita. Karena kan mungkin ada yang dilakukan lurah dengan alasan tertentu yang mungkin juga tidak sependapat dengan masyarakat, atau ada pula yang sebaliknya. Makanya akan sangat penting untuk dilakukan cross check (pemeriksaan ulang) untuk memastikan seperti apa kondisi yang ada di kelurahan itu," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Makassar City
Pemkot Makassar–Pertamina Matangkan Aturan Klasterisasi SPBU dan Jam Operasional Solar
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bersama PT Pertamina Patra Niaga terus mematangkan langkah strategis guna mengurai dan mencegah kemacetan akibat antrean panjang kendaraan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di berbagai SPBU.
Rabu, 23 Sep 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
2
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
3
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
4
PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
5
Xilau Eyewear Perkuat Kompetensi & Standar Layanan Lewat Kongres Optometri Asia
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pelindo Jasa Maritim Pastikan Kesiapan Operasional STS Nipa di Kawasan Perbatasan
2
Polisi Sita Aset Miliaran Rupiah Bupati Gowa dan Dalami Potensi Tersangka Lain
3
HMPS Pendidikan Sosiologi FIS-H UNM Sukses Gelar Sociology Competition Vol. 4
4
PIK-R Sekolah Rakyat Dorong Remaja Jadi Penggerak Generasi Unggul
5
Xilau Eyewear Perkuat Kompetensi & Standar Layanan Lewat Kongres Optometri Asia