Bupati Bone Minta OPD Genjot PAD, Evaluasi Penerimaan Triwulan III

Senin, 05 Okt 2026 15:20
Bupati Bone Minta OPD Genjot PAD, Evaluasi Penerimaan Triwulan III
High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bone. Foto: Istimewa
Comment
Share
BONE - Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) pengampu Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengoptimalkan penerimaan daerah hingga akhir 2026.

Hal itu disampaikan Andi Asman saat memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sekaligus rapat monitoring dan evaluasi (monev) PAD Triwulan III 2026 di Gedung Lateya Riduni, Watampone, Senin (5/10/2026).

Rapat tersebut diikuti sejumlah OPD yang menjadi pengampu PAD di Kabupaten Bone. Hadir pula Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin, Pj Sekda Bone Edy Saputra Syam, staf ahli, asisten, kepala OPD, serta direktur rumah sakit daerah.

Dalam rapat itu, Andi Asman meminta OPD melakukan evaluasi terhadap capaian penerimaan sekaligus menyusun langkah konkret untuk meningkatkan realisasi PAD.

Menurutnya, peningkatan PAD harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan potensi daerah secara optimal.

“Setiap perangkat daerah harus bekerja maksimal dalam meningkatkan PAD. Potensi yang ada harus dikelola dengan baik karena PAD sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah,” tegas Andi Asman.

Selain mengevaluasi capaian PAD hingga Triwulan III, rapat tersebut membahas penguatan koordinasi dalam percepatan dan perluasan digitalisasi transaksi pemerintah daerah melalui TP2DD.

Digitalisasi transaksi diharapkan dapat membuat pengelolaan penerimaan daerah lebih transparan, efektif, dan akuntabel.

Sejumlah OPD pengampu PAD yang mengikuti rapat antara lain Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perikanan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga, serta Dinas Kesehatan.

Hadir pula perangkat daerah lainnya, termasuk Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pendidikan, RSUD Tenriawaru, RSUD Pancaitana, Inspektorat Daerah, serta Bagian Hukum Setda Bone.

Andi Asman berharap hasil evaluasi menjadi dasar bagi setiap OPD untuk memperbaiki kinerja dan mempercepat langkah pencapaian target PAD.

Ia menekankan, optimalisasi PAD diharapkan tidak hanya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
(MAN)
Berita Terkait
Berita Terbaru