Pemkab Lutim dan PT Vale Siapkan Pengerukan Sungai Malili Sepanjang Satu Kilometer

Senin, 12 Okt 2026 19:15
Pemkab Lutim dan PT Vale Siapkan Pengerukan Sungai Malili Sepanjang Satu Kilometer
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia menyiapkan pengerukan Sungai Malili yang mengalami pendangkalan. Foto: Istimewa
Comment
Share
LUWU TIMUR - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bersama PT Vale Indonesia menyiapkan pengerukan Sungai Malili yang mengalami pendangkalan. Rencana tersebut ditinjau langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam bersama Wakil Bupati Puspawati Husler, Senin (12/10/26).

Pengerukan direncanakan mencakup sepanjang kurang lebih satu kilometer. Pelaksanaannya baru akan dimulai setelah seluruh proses administrasi dan pemeriksaan oleh PT Vale selesai serta mendapat persetujuan untuk operasional.

Bupati Irwan menilai pengerukan ini sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan. Ia menyebut kondisi pendangkalan sungai menjadi alasan utama langkah tersebut perlu segera dipersiapkan.

“Pengerukan ini merupakan komitmen PT Vale dari sisi lingkungan. Kita melihat Sungai Malili mengalami pendangkalan, sehingga upaya pengerukan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Supervisor Project PT Vale, Wicki Dharmawan, menjelaskan bahwa kesiapan di lapangan sudah berjalan. Kendaraan dan alat berat pendukung telah dipersiapkan, begitu pula lokasi penampungan material hasil pengerukan. Menurutnya, tahapan operasional hanya menunggu proses administrasi dan pemeriksaan internal perusahaan rampung.

Selain untuk memulihkan kondisi sungai, pemerintah daerah melihat peluang pemanfaatan material hasil pengerukan. Bupati Irwan menyebut material tersebut dapat dipakai untuk mendukung kebutuhan infrastruktur pemerintah daerah.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga hasilnya bermanfaat bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah,” tambahnya.

Pendangkalan membuat alur sungai kehilangan kedalaman sehingga kapasitas menampung air dan ruang gerak lalu lintas perahu berkurang. Karena itu, penanganan di Sungai Malili menjadi perhatian pemerintah daerah bersama perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Pemkab Luwu Timur berharap penanganan pendangkalan dapat berjalan baik dan material yang dihasilkan terkelola secara optimal untuk menunjang pembangunan daerah. Peninjauan lapangan oleh bupati dan wakil bupati dimaksudkan memastikan rencana itu siap dijalankan begitu seluruh persyaratan terpenuhi.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru