Kembangkan SDM, Pemkab Bantaeng Gandeng 5 Perguruan Tinggi
Selasa, 13 Okt 2026 17:46
Penandatanganan kerja sama Pemkab Bantaeng bersama sejumlah perguruan tinggi. Foto: SINDO Makassar/Bahar Karibo
BANTAENG - Pemerintah Kabupaten Bantaeng menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan sejumlah perguruan tinggi. Kolaborasi ini merupakan upaya daerah memperkuat sinergi di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, serta Kepala OPD terkait, Selasa (13/10/2026).
Kerja sama ini melibatkan perguruan tinggi diantaranya Universitas Handayani Makassar, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar, Program Pascasarjana STIE AMKOP Makassar, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Politeknik ATI Makassar, serta STIKES Panrita Bulukumba.
Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perguruan tinggi atas komitmen untuk membangun kerja sama dan kolaborasi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dan diperpanjang tidak sampai disini saja tetapi terus diperpanjang, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri seperti Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM) salah satu satu upaya untuk mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan mampu terserap langsung di dunia industri", ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa setiap OPD terkait akan dievaluasi untuk memastikan tindak lanjut dari kerja sama yang telah disepakati bersama.
"Saya akan mengevaluasi setiap OPD terkait bagaimana tindak lanjut dari kerja sama yang kita laksanakan pada hari ini tanggal 13 oktober 2026. Kita berharap kerja sama ini menjadi kerja sama jangka panjang yang dapat terus dikembangkan, tentunya apa yang bisa kita kolaborasikan bersama hari ini, bisa juga dirasakan dampaknya oleh masyarakat dalam mengembangkan sumber daya manusia," kata Bupati.
Kerja sama ini diharapkan dapat bergerak menuju kolaborasi akademik yang lebih strategis dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, dan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, H. Muhammad Tafsir, serta Kepala OPD terkait, Selasa (13/10/2026).
Kerja sama ini melibatkan perguruan tinggi diantaranya Universitas Handayani Makassar, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMKOP Makassar, Program Pascasarjana STIE AMKOP Makassar, Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng, Politeknik ATI Makassar, serta STIKES Panrita Bulukumba.
Bupati Bantaeng menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh perguruan tinggi atas komitmen untuk membangun kerja sama dan kolaborasi bersama dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat terus diperkuat dan diperpanjang tidak sampai disini saja tetapi terus diperpanjang, khususnya dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri seperti Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM) salah satu satu upaya untuk mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan mampu terserap langsung di dunia industri", ujar Bupati.
Bupati juga menegaskan bahwa setiap OPD terkait akan dievaluasi untuk memastikan tindak lanjut dari kerja sama yang telah disepakati bersama.
"Saya akan mengevaluasi setiap OPD terkait bagaimana tindak lanjut dari kerja sama yang kita laksanakan pada hari ini tanggal 13 oktober 2026. Kita berharap kerja sama ini menjadi kerja sama jangka panjang yang dapat terus dikembangkan, tentunya apa yang bisa kita kolaborasikan bersama hari ini, bisa juga dirasakan dampaknya oleh masyarakat dalam mengembangkan sumber daya manusia," kata Bupati.
Kerja sama ini diharapkan dapat bergerak menuju kolaborasi akademik yang lebih strategis dan berkelanjutan bagi pembangunan daerah.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Kabupaten Bantaeng Kini Punya Program Subuh Mengaji
Bupati Bantaeng, Fathul Fauzy Nurdin didampingi Wakil Bupati, H. Sahabuddin menghadiri peringatan Milad ke-6 Komunitas Pejuang Subuh dirangkai Maulid Nabi Muhammad SAW.
Selasa, 13 Okt 2026 16:07
Sulsel
Rakor di Bissappu, Ketua PKK Bantaeng Tekankan Pentingnya Pemenuhan Gizi Anak
Ketua TP PKK Kabupaten Bantaeng, Gunya Paramasukhaputri, menghadiri Rakor PKK yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan susu bagi anak usia 5–8 tahun yang pernah mengalami stunting.
Senin, 12 Okt 2026 22:54
Sulsel
Bupati Bantaeng Ajak Pelajar Peduli Lingkungan
Bupati Bantaeng, Muh. Fathul Fauzy Nurdin, mengajak pelajar membangun kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan.
Kamis, 08 Okt 2026 17:11
Sulsel
HUT Ke-81 TNI, Bupati Bantaeng Apresiasi Pengabdian Prajurit
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzi Nurdin mengapresiasi dedikasi dan pengabdian TNI yang dinilai terus hadir membantu masyarakat di Kabupaten Bantaeng.
Senin, 05 Okt 2026 15:26
Sulsel
Bupati Bantaeng Pantau Langsung Penanganan Kebakaran Bonto Lojong
Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin turun langsung memantau penanganan kebakaran yang terjadi di Bonto Lojong, tepatnya di belakang area Mini Show Farm, Kecamatan Uluere, Bantaeng.
Sabtu, 03 Okt 2026 18:10
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Di Forum PBB, Munafri Usul Pendidikan Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah
3
Dari Pengalaman Kerja ke Gelar, FSIKP UMI Asesmen 17 Calon Sarjana RPL
4
Pelindo Aktifkan Kembali Layanan STS Nipa, Perkuat Posisi Indonesia di Jalur Global
5
Pemkab Lutim dan PT Vale Siapkan Pengerukan Sungai Malili Sepanjang Satu Kilometer
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Di Forum PBB, Munafri Usul Pendidikan Lalu Lintas Masuk Kurikulum Sekolah
3
Dari Pengalaman Kerja ke Gelar, FSIKP UMI Asesmen 17 Calon Sarjana RPL
4
Pelindo Aktifkan Kembali Layanan STS Nipa, Perkuat Posisi Indonesia di Jalur Global
5
Pemkab Lutim dan PT Vale Siapkan Pengerukan Sungai Malili Sepanjang Satu Kilometer