Turunkan Stunting, Kabupaten Gowa Raih Tiga Penghargaan dari BKKBN
Minggu, 30 Jun 2024 09:36
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Ketua TP PKK Priska Paramita Adnan pada Pemberian Tanda Penghargaan Bidang Bangga Kencana Tahun 2024. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
SEMARANG - Kabupaten Gowa meraih tiga penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat.
Penghargaan tersebut diraih Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud menerima penghargaan Dharma Karya Kencana dan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan menerima Manggala Karya Kencana.
Penganugerahan diserahkan langsung Sekretaris Direktorat Jenderal Strategis Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, S.IP, MSc dalam acara Gala Dinner dan Pemberian Tanda Penghargaan Bidang Bangga Kencana Tahun 2024 yang berlangsungbdi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jum'at 28 Juni.
Abdul Rauf mengatakan penghargaan ini berkat kerja keras dari seluruh pihak yang ada, khususnya dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa.
“Tentu penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk kita semua yang bekerja keras berjuang bersama menurunkan stunting di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.
Dirinya menyebut penghargaan ini diberikan karena Gowa dianggap berprestasi dan memiliki komitmen serta berperan aktif dalam pogram pembangunan keluarga serta percepatan penurunan stunting untuk Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 yang telah dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kabupaten Gowa berhasil menurunkan angka stunting hingga 11,9 persen, dimana pada tahun 2022 kemarin sebesar 33 persen dan tahun 2023 turun menjadi 21,1 persen.
Olehnya, Abdul Rauf meminta tren penurunan stunting yang sangat signifikan ini bisa dilanjutkan di tahun 2024 ini sehingga Gowa mampu berkontribusi terhadap penurunan stunting nasional yakni 14 persen di tahun 2024.
Hal yang sama diungkapkan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan yang juga meraih penghargaan yakni Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat.
“Alhamdulillah tentu penghargaan ini berkat kerjasama seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Gowa yang turut berkontribusi dalam mendukung program Bangga Kencana. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami di TP PKK Kabupaten Gowa untuk terus bekerja dan berkontribusi dalam pembangunan keluarga yang berkualitas serta penurunan stunting di Kabupaten Gowa,” tambahnya.
Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang menyaksikan penganugerahan tersebut mengaku bangga atas diraihnya penghargaan ini. Menurutnya capaian ini berkat kolaborasi seluruh pihak sehingga peogram yang dijalankan mampu terealisasi dnegan baik khususnya dalam menurunkan angka stunting.
“Semoga penghargaan ini bisa menjadi pendorong dalam realisasi program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana dan penurunan stunting di Kabupaten Gowa,” harapnya.
Penghargaan tersebut diraih Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, Sofyan Daud menerima penghargaan Dharma Karya Kencana dan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan menerima Manggala Karya Kencana.
Penganugerahan diserahkan langsung Sekretaris Direktorat Jenderal Strategis Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, S.IP, MSc dalam acara Gala Dinner dan Pemberian Tanda Penghargaan Bidang Bangga Kencana Tahun 2024 yang berlangsungbdi di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jum'at 28 Juni.
Abdul Rauf mengatakan penghargaan ini berkat kerja keras dari seluruh pihak yang ada, khususnya dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Gowa.
“Tentu penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tapi untuk kita semua yang bekerja keras berjuang bersama menurunkan stunting di Kabupaten Gowa,” ungkapnya.
Dirinya menyebut penghargaan ini diberikan karena Gowa dianggap berprestasi dan memiliki komitmen serta berperan aktif dalam pogram pembangunan keluarga serta percepatan penurunan stunting untuk Mewujudkan Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023 yang telah dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kabupaten Gowa berhasil menurunkan angka stunting hingga 11,9 persen, dimana pada tahun 2022 kemarin sebesar 33 persen dan tahun 2023 turun menjadi 21,1 persen.
Olehnya, Abdul Rauf meminta tren penurunan stunting yang sangat signifikan ini bisa dilanjutkan di tahun 2024 ini sehingga Gowa mampu berkontribusi terhadap penurunan stunting nasional yakni 14 persen di tahun 2024.
Hal yang sama diungkapkan Ketua TP PKK Kabupaten Gowa, Priska Paramita Adnan yang juga meraih penghargaan yakni Manggala Karya Kencana dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat.
“Alhamdulillah tentu penghargaan ini berkat kerjasama seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Gowa yang turut berkontribusi dalam mendukung program Bangga Kencana. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami di TP PKK Kabupaten Gowa untuk terus bekerja dan berkontribusi dalam pembangunan keluarga yang berkualitas serta penurunan stunting di Kabupaten Gowa,” tambahnya.
Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang menyaksikan penganugerahan tersebut mengaku bangga atas diraihnya penghargaan ini. Menurutnya capaian ini berkat kolaborasi seluruh pihak sehingga peogram yang dijalankan mampu terealisasi dnegan baik khususnya dalam menurunkan angka stunting.
“Semoga penghargaan ini bisa menjadi pendorong dalam realisasi program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana dan penurunan stunting di Kabupaten Gowa,” harapnya.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Diskominfo Gowa Libatkan Kader PKK Awasi Pelayanan Publik
Pemerintah Kabupaten Gowa melibatkan Tim Penggerak PKK untuk memperluas pemanfaatan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!).
Kamis, 15 Okt 2026 15:26
Sulsel
Expo UMKM Haji 2026 Digelar di Gowa, Target Hadirkan 17 Ribu Jemaah
Pemerintah Kabupaten Gowa menargetkan Expo UMKM Haji 2026 mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui promosi produk UMKM, peningkatan kunjungan jamaah, serta penguatan sektor perdagangan dan jasa.
Rabu, 14 Okt 2026 16:16
Sulsel
Pemkab Maros Salurkan Susu untuk Anak Usia 5 hingga 8 Tahun
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros membagikan paket susu kepada anak-anak usia 5 hingga 8 tahun sebagai salah satu upaya mencegah stunting.
Rabu, 14 Okt 2026 14:33
Sulsel
Pelaksanaan TMMD di Kabupaten Gowa Didukung Dana Rp1,5 Miliar
Program tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rabu, 14 Okt 2026 10:36
Sports
Gowa Tuan Rumah Turnamen Sulsel Cup 2026, Total Hadiah Rp200 Juta
Kabupaten Gowa menjadi tuan rumah turnamen sepak bola Sulsel Cup 2026 yang digelar di Stadion Kalegowa, Jalan Poros Pallangga, Senin (12/10/2026).
Selasa, 13 Okt 2026 15:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Musprovlub FOKSI Sulsel Tetapkan Syamsu Alam Jadi Ketua Baru, Target Ikut Pra PON 2027
2
Athirah Baruga Education Expo Tampilkan 99 Karya Siswa, 7 Guru Besar jadi Penguji
3
OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Terkait Saham DSSA, BREN, dan CUAN
4
Geely Ricklean Makassar Punya Fasilitas 3S, Buru Penjualan 500 Unit di 2026
5
Modal Usaha Rp1,5 Miliar, IKA Unhas Bantu Mahasiswa Jadi Pengusaha