home ekbis

Dorong Inklusi Keuangan, LPS Tekankan Pentingnya GRC di Industri Perbankan

Selasa, 28 April 2026 - 18:50 WIB
LPS bersama OJK menggandeng industri perbankan di Makassar untuk memperdalam penerapan GRC sebagai fondasi penting menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mempercepat inklusi keuangan. Foto/IST
Upaya memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkelanjutan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas lembaga. Di Makassar, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng industri perbankan untuk memperdalam penerapan Governance, Risk Management, and Compliance (GRC) sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mempercepat inklusi keuangan.

Kegiatan yang dikemas dalam agenda Silaturahmi LPS bersama Perbankan ini diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan LPS III – Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) bekerja sama dengan OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Acara yang berlangsung di Makassar ini dihadiri oleh asosiasi perbankan serta pimpinan industri jasa keuangan dari wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Forum ini menjadi ruang strategis bagi regulator dan pelaku industri untuk memperkuat kolaborasi dalam menjawab tantangan inklusi keuangan, khususnya bagi masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan (unbanked).

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, Moch. Muchlasin, menegaskan bahwa penguatan GRC merupakan langkah krusial di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Penerapan GRC bukan lagi sekadar instrumen pendukung, melainkan telah menjadi core strategic capability bagi setiap institusi perbankan untuk memastikan kepatuhan, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan ketahanan industri,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem keuangan yang sehat dan berintegritas melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan LPS III – Sulampua, Fuad Zaen, menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan kunci dalam mendorong inklusi keuangan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya