home ekbis

Geopolitik Memanas, OJK Pastikan Fundamental & Intermediasi Perbankan Terjaga

Jum'at, 22 Mei 2026 - 14:24 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. Foto/Istimewa
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan kondisi sektor perbankan nasional tetap stabil di tengah tekanan ekonomi global yang dipicu gejolak geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia. Situasi tersebut memicu volatilitas pasar keuangan global serta penguatan indeks dolar AS yang berdampak pada meningkatnya fluktuasi nilai tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Meski demikian, fundamental ekonomi domestik dinilai masih cukup kuat. Inflasi yang tetap terkendali serta pertumbuhan ekonomi nasional yang terjaga menjadi penopang utama ketahanan ekonomi Indonesia saat ini.

OJK juga terus melakukan pemantauan intensif terhadap kinerja industri perbankan, termasuk perkembangan Dana Pihak Ketiga (DPK) berdasarkan jenis valuta.

Hingga April 2026, DPK tercatat tumbuh 11,39 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama ditopang DPK berdenominasi rupiah yang meningkat 11,49 persen (yoy). Kenaikan DPK rupiah didorong oleh pertumbuhan giro sebesar 23,25 persen (yoy), tabungan 7,88 persen (yoy), dan deposito 6,91 persen (yoy).

Sementara itu, DPK valas tumbuh 10,87 persen (yoy), dengan rincian giro valas naik 3,15 persen (yoy), tabungan valas 23,21 persen (yoy), serta deposito valas 22,00 persen (yoy).

Jumlah rekening DPK juga terus meningkat. Hingga April 2026, total rekening tercatat mencapai 667.169.152 rekening atau tumbuh 7,22 persen (yoy), dengan mayoritas masih didominasi rekening berdenominasi rupiah.

‘‘Sejak awal 2026, kami melihat bahwa memang terdapat peningkatan porsi DPK Valas terhadap DPK total. Namun demikian, peningkatan DPK Valas masih tergolong wajar sehingga porsi DPK Valas terhadap DPK total sampai saat ini relatif stabil dan bergerak pada kisaran 15 persen-16 persen’’, kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya