home ekbis

OJK Perkuat Tata Kelola & Manajemen Risiko, Dorong Ekonomi Berkelanjutan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:38 WIB
OJK menggelar Risk and Governance Summit (RGS) 2026 bertema “Future-ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (14/7). Foto/IST
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat penerapan tata kelola (governance), manajemen risiko, dan budaya integritas sebagai fondasi membangun sektor jasa keuangan yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam gelaran Risk and Governance Summit (RGS) 2026 bertema “Future-ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity” yang berlangsung di Jakarta, Selasa (14/7).

Anggota Dewan Komisioner OJK Sophia Wattimena mengatakan, tata kelola yang kuat menjadi kunci agar berbagai kebijakan dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan yang baik, tetapi juga pada tata kelola yang mampu menerjemahkannya menjadi hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Sophia.

Ia menjelaskan, perkembangan risiko global yang semakin cepat dan kompleks menuntut organisasi untuk terus memperkuat sistem tata kelola dan manajemen risiko. Berbagai tantangan seperti risiko siber, penyalahgunaan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI), perubahan regulasi, ketidakpastian geopolitik, hingga perubahan iklim perlu diantisipasi sejak dini.

Menurut Sophia, konsep governance, risk, and compliance (GRC) kini tidak lagi sekadar menjadi instrumen kepatuhan, melainkan fondasi penting dalam menjaga ketahanan organisasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Penguatan GRC tersebut, lanjutnya, juga sejalan dengan Asta Cita ketujuh Pemerintah yang menekankan penguatan reformasi birokrasi, pencegahan dan pemberantasan korupsi, serta penerapan tata kelola pemerintahan yang baik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya