home ekbis

Tujuh Dekade Asuransi Astra: Menanam Literasi, Memanen Kepercayaan

Kamis, 08 Oktober 2026 - 20:21 WIB
Karyawan Asuransi Astra Cabang Makassar tampak memberikan pemahaman kepada pelanggan mengenai produk dan layanan perlindungan dari perusahaan tersebut. Foto/SINDO Makassar/Maman Sukirman
Kepercayaan tidak tumbuh dalam sehari. Berawal dari pengetahuan, dirawat melalui pengalaman, lalu menguat ketika seseorang merasakan bahwa pilihan yang diambil mampu memberi perlindungan saat risiko datang.

Begitu pula ketenangan. Bukan semata hadir setelah musibah berlalu, melainkan dipersiapkan jauh sebelumnya. Semua itu dibangun melalui pemahaman terhadap risiko, kesiapan mengelola keuangan, serta kemampuan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepat.

Dari sanalah literasi menemukan maknanya. Bukan sekadar kemampuan memahami istilah keuangan, melainkan bekal untuk menghadapi ketidakpastian dengan lebih siap.

Selama tujuh dekade, perjalanan Asuransi Astra tidak hanya ditandai dengan jualan maupun pengembangan produk perlindungan. Ada upaya yang berjalan lebih panjang. Mulai dari menanamkan pemahaman agar masyarakat semakin mengenali risiko, memahami kebutuhan perlindungan, hingga akhirnya mampu menentukan pilihan secara tepat.

Dari sekolah hingga komunitas, dari literasi keuangan hingga kepedulian terhadap lingkungan, berbagai kontribusi tersebut bermuara pada satu tujuan. Asuransi Astra ingin memastikan masyarakat lebih siap menghadapi berbagai ketidakpastian. Di Makassar, langkah tersebut bermula dari ruang yang sederhana yakni ruang edukasi.

Branch Manager Asuransi Astra Makassar, Anselmo Sebastian Rendika, menilai literasi keuangan sebagai pintu masuk untuk membangun pemahaman masyarakat mengenai asuransi. Karena itu, edukasi perlu dilakukan secara rutin dengan menyasar kelompok masyarakat yang berbeda.

“Edukasi asuransi itu tidak instan,” kata Anselmo, saat berbincang dengan SINDO Makassar, awal Oktober 2026.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya