home ekbis

Pembeli Saham dan ETF AS Tertokenisasi di PINTU Melonjak 68%

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:43 WIB
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) mencatat jumlah pengguna yang membeli aset tersebut melonjak 68% pada kuartal III-2026 dibandingkan kuartal sebelumnya. Foto/Istimewa
Minat investor Indonesia terhadap saham dan exchange-traded fund (ETF) Amerika Serikat (AS) tertokenisasi kian meningkat. PT Pintu Kemana Saja (PINTU) mencatat jumlah pengguna yang membeli aset tersebut melonjak 68% pada kuartal III-2026 dibandingkan kuartal sebelumnya.

Pertumbuhan itu diikuti kenaikan jumlah trader aktif sebesar 64%, jumlah transaksi 55%, dan volume perdagangan 51%. Data tersebut menunjukkan meningkatnya aktivitas pengguna dalam memperdagangkan aset tertokenisasi di platform investasi kripto tersebut.

Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan, saham perusahaan teknologi global menjadi salah satu pendorong pertumbuhan pada periode tersebut. Jumlah pembeli token Nvidia (NVDAX) meningkat 224%, Apple (AAPLX) naik 212%, Alphabet (GOOGLX) tumbuh 131%, dan Robinhood (HOODX) bertambah 118%.

Dari sisi volume perdagangan, aset tertokenisasi Meta (METAX) mencatatkan kenaikan lebih dari 230%. Sementara itu, jumlah pembeli SPDR Gold ETF meningkat lebih dari 170%, mengindikasikan minat pengguna terhadap aset yang memberikan eksposur pada harga emas.

“Pertumbuhan ini menandakan pengguna platform PINTU semakin aktif mengikuti perkembangan perusahaan teknologi global dan memperluas pilihan aset untuk membangun portofolionya,” ujar Andy dalam keterangan tertulis, Kamis (22/10/2026).

Menurut dia, minat pengguna tidak hanya terpusat pada saham teknologi, tetapi juga mulai merambah instrumen lain untuk diversifikasi portofolio. Karena itu, PINTU berupaya memperluas pilihan aset tertokenisasi agar pengguna dapat mengakses beragam instrumen melalui satu aplikasi.

Per Oktober 2026, PINTU menyediakan lebih dari 100 aset tertokenisasi yang mencakup saham AS, ETF, dan berbagai komoditas. Aset tersebut dapat ditransaksikan mulai dari Rp11.000.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya