Ramadan 2026, Plataran Makassar Siapkan Iftar Premium dan Budaya
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Sabtu, 14 Februari 2026 - 11:38 WIB
Plataran Makassar bakal menyajikan beberapa menu Ramadan Iftar selama bulan puasa, Sabtu (14/2/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Plataran Makassar menghadirkan program Ramadan Iftar 2026 dengan konsep kuliner Nusantara dan pengalaman berbuka puasa bernuansa budaya. Program ini digelar sepanjang bulan Ramadan dan menargetkan keluarga, komunitas, serta kebutuhan korporasi di Makassar.
Kegiatan tersebut menjadi momentum perdana bagi Plataran Makassar dalam menyediakan layanan berbuka puasa secara khusus bagi masyarakat setempat. Konsep yang diusung menggabungkan pengalaman bersantap, fasilitas ibadah, serta suasana ruang yang dirancang untuk menunjang aktivitas silaturahmi selama Ramadan.
Restaurant Manager, Ruddy Wahyudi menyampaikan bahwa konsep Ramadan Iftar di Makassar mengadopsi pengalaman yang sebelumnya telah diterapkan di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta. Selain menghadirkan menu khas, pihaknya juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi kenyamanan tamu.
"Ramadan kali ini, kami ngin menyajikan pengalaman berbuka puasa ala Plataran yang mana kami lakukan juga di Jakarta. Selanjutnya, ada beberapa fasilitas juga yang kami lakukan. Kita siapkan mushola dengan kapasitas sekitar 20-25 orang. Ruang ibadah yang dirancang dengan arsitektur yang tenang dan estetika yang terjaga turut melengkapi kenyamanan tamu dalam menjalankan ibadah selama Ramadan," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa tahun ini menjadi kesempatan pertama Plataran Makassar secara khusus mempersiapkan layanan berbuka puasa bagi masyarakat setempat.
"Alhamdulillah di tahun ini, Plataran Makassar menjadi tahun pertama kami untuk dapat mempersiapkan diri untuk melayani teman-teman dan masyarakat Makassar untuk berbuka puasa," ungkapnya.
Ruddy juga menilai tradisi berbuka puasa di Plataran telah berkembang menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat di berbagai kota besar, yang menekankan kebersamaan melalui hidangan dan interaksi sosial.
Kegiatan tersebut menjadi momentum perdana bagi Plataran Makassar dalam menyediakan layanan berbuka puasa secara khusus bagi masyarakat setempat. Konsep yang diusung menggabungkan pengalaman bersantap, fasilitas ibadah, serta suasana ruang yang dirancang untuk menunjang aktivitas silaturahmi selama Ramadan.
Restaurant Manager, Ruddy Wahyudi menyampaikan bahwa konsep Ramadan Iftar di Makassar mengadopsi pengalaman yang sebelumnya telah diterapkan di sejumlah kota besar, termasuk Jakarta. Selain menghadirkan menu khas, pihaknya juga menyiapkan fasilitas pendukung bagi kenyamanan tamu.
"Ramadan kali ini, kami ngin menyajikan pengalaman berbuka puasa ala Plataran yang mana kami lakukan juga di Jakarta. Selanjutnya, ada beberapa fasilitas juga yang kami lakukan. Kita siapkan mushola dengan kapasitas sekitar 20-25 orang. Ruang ibadah yang dirancang dengan arsitektur yang tenang dan estetika yang terjaga turut melengkapi kenyamanan tamu dalam menjalankan ibadah selama Ramadan," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa tahun ini menjadi kesempatan pertama Plataran Makassar secara khusus mempersiapkan layanan berbuka puasa bagi masyarakat setempat.
"Alhamdulillah di tahun ini, Plataran Makassar menjadi tahun pertama kami untuk dapat mempersiapkan diri untuk melayani teman-teman dan masyarakat Makassar untuk berbuka puasa," ungkapnya.
Ruddy juga menilai tradisi berbuka puasa di Plataran telah berkembang menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat di berbagai kota besar, yang menekankan kebersamaan melalui hidangan dan interaksi sosial.