home makassar city

Cetak Sejarah, Perumda Pasar Raya Makassar Setor PAD Rp1,3 Miliar

Selasa, 06 Januari 2026 - 07:12 WIB
Jajaran Perumda Pasar Makassar Raya saat memaparkan hasil kinerja selama tahun 2025, Senin (5/1/2026). Foto: Istimewa
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, memaparkan progres peningkatan pendapatan, kebijakan penarikan retribusi, penataan pedagang pasar tumpah, tradisional serta langkah-langkah pembenahan internal selama tahun 2025.

"Melalui penerapan digitalisasi, evaluasi sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi lintas instansi, kami berupaya meminimalkan kebocoran pendapatan dan menciptakan pasar yang lebih tertib, bersih, dan berdaya saing," paparnya, Senin (5/1/2026).

Kata dia, transformasi tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi perusahaan yang sebelumnya sempat mengalami kerugian, sekaligus menjawab tantangan pengelolaan 18 pasar induk dan sejumlah pasar darurat di Kota Makassar.

"Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir Perumda Pasar Makassar Raya mampu menyetor dividen tembus Rp1,3 miliar, sebuah angka yang menjadi penanda kebangkitan kinerja perusahaan pengelola pasar tradisional tersebut," ujarnya.

Ali mengatakan bahwa capaian itu bukan sekadar soal angka, tetapi mencerminkan perubahan arah manajemen yang lebih terukur, disiplin, dan berorientasi pada pembenahan internal.

Terkait kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar, Ali Gauli menyebut bahwa pada tahun ini Perumda Pasar Makassar Raya mampu memberikan sharing dividen tertinggi, yakni sekitar Rp1,2 hingga Rp1,3 miliar.

"Kalau sebelumnya sekitar Rp750 juta di 2023. Ini bukan soal laba, tapi kontribusi kepada pemerintah kota. Kalau 2026 berjalan baik, insya Allah ke depan pendapatan kita akan jauh lebih kuat secara bisnis," tambah dia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya