Gedung DPRD Makassar Segera Masuk Tahap Tender, SK Penghapusan Aset Diproses
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Rabu, 14 Januari 2026 - 16:27 WIB
Gedung DPRD Kota Makassar usai dilalap api saat aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025 lalu. Foto: SINDO Makassar/Maman Sukirman
Rencana pembangunan kembali gedung DPRD Kota Makassar terus berproses. Hingga saat ini, proyek tersebut masih berada pada tahapan persiapan, dengan proses lelang perencanaan yang segera digelar dalam waktu dekat.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, membenarkan bahwa tahapan awal proyek terus bergerak. Ia menyebut, proses tender perencanaan sudah di ambang pelaksanaan.
"Sekarang ini memang sudah, kalau saya dengar-dengar sudah sedikit hari lagi akan tender lelang perencanaan," ungkap Rahmat kepada wartawan, baru-baru ini.
Rahmat menjelaskan, progres pembangunan tidak berhenti. Untuk bagian sayap kanan gedung, kontrak rehabilitasi telah ditandatangani. Sementara itu, pembangunan gedung utama masih berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.
"Saya kira sekarang sudah berprogres untuk pembangunannya, di mana memang khusus untuk yang sayap kanan kan itu sudah penandatanganan kontrak untuk rehabilitasinya. Sekarang ini untuk proses pembangunan yang gedung utama, saya kira masih tahap tahapnya berjalan," ujarnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah kota juga tengah menyiapkan skema demolisasi bangunan lama. Rahmat menyebut, sesuai kesepakatan dengan pihak Balai, pemerintah kota memiliki kewenangan untuk melakukan pembongkaran melalui mekanisme appraisal guna menaksir nilai gedung.
"Sesuai kesepakatan kami dengan Balai, kewenangan dari pemerintah kota itu akan melakukan demolisasi nantinya dengan melakukan memberikan appraisal berapa total kira-kira gedung ini nilainya," sebutnya.
Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, membenarkan bahwa tahapan awal proyek terus bergerak. Ia menyebut, proses tender perencanaan sudah di ambang pelaksanaan.
"Sekarang ini memang sudah, kalau saya dengar-dengar sudah sedikit hari lagi akan tender lelang perencanaan," ungkap Rahmat kepada wartawan, baru-baru ini.
Rahmat menjelaskan, progres pembangunan tidak berhenti. Untuk bagian sayap kanan gedung, kontrak rehabilitasi telah ditandatangani. Sementara itu, pembangunan gedung utama masih berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.
"Saya kira sekarang sudah berprogres untuk pembangunannya, di mana memang khusus untuk yang sayap kanan kan itu sudah penandatanganan kontrak untuk rehabilitasinya. Sekarang ini untuk proses pembangunan yang gedung utama, saya kira masih tahap tahapnya berjalan," ujarnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah kota juga tengah menyiapkan skema demolisasi bangunan lama. Rahmat menyebut, sesuai kesepakatan dengan pihak Balai, pemerintah kota memiliki kewenangan untuk melakukan pembongkaran melalui mekanisme appraisal guna menaksir nilai gedung.
"Sesuai kesepakatan kami dengan Balai, kewenangan dari pemerintah kota itu akan melakukan demolisasi nantinya dengan melakukan memberikan appraisal berapa total kira-kira gedung ini nilainya," sebutnya.