home makassar city

Pemkot Makassar Pilot Project Digitalisasi Bansos, Ribuan ASN jadi Agen Perlinsos

Senin, 13 Juli 2026 - 17:22 WIB
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, saat ditemui wartawan, Senin (13/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menjadi salah satu dari 40 daerah di Indonesia yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai lokasi pilot project digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos).

Program ini menggunakan aplikasi Perlinsos untuk mendukung verifikasi data calon penerima bantuan secara lebih objektif dan transparan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan digitalisasi bansos masih berada pada tahap uji coba sehingga baru diterapkan di daerah-daerah yang ditunjuk pemerintah pusat.

"Jadi, piloting digital bansos ini adalah sebuah program dari pemerintah pusat terkait dengan regenerasi digital bansos. Masih terbatas di 40 daerah. Salah satu daerah yang terpilih adalah Kota Makassar. Apa sebenarnya program piloting ini? Di sini terdapat sebuah aplikasi bernama Perlinsos. Melalui aplikasi Perlinsos inilah nantinya dilakukan pengisian data untuk memastikan apakah warga kita berhak mendapatkan bantuan atau tidak," jelasnya, Senin (13/7/2026).

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Dinsos Makassar menargetkan sebanyak 6.000 agen yang akan membantu masyarakat mengakses aplikasi Perlinsos.

"Alhamdulillah, target kita di Makassar sebenarnya adalah sekitar 6.000 agen. Agen-agen ini berfungsi sebagai jembatan bagi masyarakat untuk mengakses aplikasi tersebut. Jadi, semua agen ini harus memiliki IKD (Identitas Kependudukan Digital), karena baseline-nya memang menggunakan IKD," lanjutnya.

Menurut Andi Bukti, masyarakat dapat mengakses aplikasi secara mandiri menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau meminta pendampingan dari agen yang telah ditunjuk.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya