Pertamina Sulawesi Rayakan Hari Disabilitas Internasional Bareng Komunitas Tuli Peduli Bitung
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 13 Desember 2024 - 07:32 WIB
Pertamina Patra Niaga Sulawesi bekerja sama dengan Komunitas Tuli Peduli Bitung (KALEB) menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional. Foto/Dok Pertamina
Untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap 3 Desember, Pertamina Patra Niaga Sulawesi bekerja sama dengan Komunitas Tuli Peduli Bitung (KALEB) menggelar serangkaian kegiatan. Tujuannya, untuk mengedukasi dan memberdayakan penyandang disabilitas di Kota Bitung. KALEB merupakan salah satu kelompok binaan CSR PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bitung.
Acara tersebut mencakup diskusi bertema "Peningkatan Aksesibilitas dan Kepemimpinan yang Inklusif" dan pembagian paket istimewa kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bitung. Beberapa pihak terkait, seperti Pemerintah Kota Bitung, Dinas Sosial, serta perwakilan sekolah-sekolah SLB, turut hadir dalam acara ini.
Kegiatan ini juga melibatkan Gerakan Pemuda Sedekah (GPS), GERKATIN, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HDWI) Sulut, dan Persatuan Penyandang Disabilitas Fisik (PPDFI) Sulut.
Staf Ahli Walikota Bitung, Anekke Tumbeleka, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung inklusi sosial.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di bidang layanan publik, pendidikan, dan ekonomi, menciptakan Bitung yang lebih adil dan setara," ujar dia.
Integrated Terminal Manager Bitung, Rezky Kurniawan, menekankan pentingnya pemberdayaan penyandang disabilitas. “Kami percaya setiap individu, tanpa memandang keterbatasan, memiliki potensi luar biasa. Melalui kolaborasi dengan KALEB, kami terus mendukung pemberdayaan komunitas disabilitas,” katanya.
Ketua KALEB, Donna Christha Renata (Chira), menyampaikan terima kasih kepada Pertamina atas dukungannya. “Kami merasa lebih dihargai dan diberdayakan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Acara tersebut mencakup diskusi bertema "Peningkatan Aksesibilitas dan Kepemimpinan yang Inklusif" dan pembagian paket istimewa kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bitung. Beberapa pihak terkait, seperti Pemerintah Kota Bitung, Dinas Sosial, serta perwakilan sekolah-sekolah SLB, turut hadir dalam acara ini.
Kegiatan ini juga melibatkan Gerakan Pemuda Sedekah (GPS), GERKATIN, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HDWI) Sulut, dan Persatuan Penyandang Disabilitas Fisik (PPDFI) Sulut.
Staf Ahli Walikota Bitung, Anekke Tumbeleka, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi ini dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung inklusi sosial.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di bidang layanan publik, pendidikan, dan ekonomi, menciptakan Bitung yang lebih adil dan setara," ujar dia.
Integrated Terminal Manager Bitung, Rezky Kurniawan, menekankan pentingnya pemberdayaan penyandang disabilitas. “Kami percaya setiap individu, tanpa memandang keterbatasan, memiliki potensi luar biasa. Melalui kolaborasi dengan KALEB, kami terus mendukung pemberdayaan komunitas disabilitas,” katanya.
Ketua KALEB, Donna Christha Renata (Chira), menyampaikan terima kasih kepada Pertamina atas dukungannya. “Kami merasa lebih dihargai dan diberdayakan untuk terus berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.