Telkom Siap Hadapi Lonjakan Trafik: Siagakan 57 Posko RAFI & Kawal 476 Titik Keramaian
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 21 Maret 2025 - 00:47 WIB
Manajemen PT Telkom menggelar media gathering sekaligus Safari Ramadan di Kota Makassar. Mereka memaparkan soal kesiapan Telkom Group menghadapi lonjakan trafik di momen RAFI 2025. Foto/Tri Yari K
Telkom Group membentuk Satgas Siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1446 H/2025 M untuk memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat. Total disiagakan pula 57 Posko RAFI di seluruh wilayah Indonesia.
Direktur Network & IT Solution Telkom, Herlan Wijanarko, menyampaikan Posko RAFI bakal siaga penuh 24 jam/7 hari. Adapun periodenya berlaku 26 Maret hingga 8 April mendatang. "Kami siapkan 57 Posko RAFI. Jadi, ada posko pusat, posko regional, dan posko distrik. Kami siapkan teknisi 24 jam/7 hari," kata Herlan, saat media gathering sekaligus Safari Ramadan Telkom di Makassar, Kamis (20/3/2025) malam.
Posko RAFI dari Telkom Group terdiri dari 480 personel posko. Terbagi atas 43 posko utama dan 14 posko anak perusahaan. Telkom Group juga membuka layanan pengaduan pelanggan di sejumlah channel. Di antaranya yakni di media sosial Facebook, Instagram, X, dan TikTok dari Telkom Indonesia. Juga bisa diakses lewat MyTelkomsel Apps serta Call Center Telkomsel dan EBIS.
Selama masa Siaga RAFI 2025, Herlan menyampaikan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan trafik di 476 Point of Interest alias POI. Rinciannya yakni 320 area khusus, 45 jalur mudik, 42 tempat religi, 54 titik transportasi, dan 35 permukiman.
Ia menegaskan kenyamanan pelanggan, baik individu maupun korporasi, selama periode RAFI 2025 menjadi prioritas utama Telkom Group. Saat ini, Telkom Group memiliki 158,4 juta pelanggan Telkomsel, 9,69 juta pelanggan IndiHome, 590 ribu pelanggan UMKM, 2.300 pelanggan korporasi, dan 700 pelanggan pemerintah.
Telkom Group telah menyiapkan infrastruktur dan IT Tools optimal, termasuk jalur trafik internasional melalui gateway Batam dan Manado dengan 14 infrastruktur kabel laut Telkom yang beroperasi redundant.
Diperkirakan, trafik broadband selama RAFI 2025 akan meningkat hingga 20,35 Tbps atau naik 28% dibandingkan periode sebelumnya. Selain karena arus mudik, juga ditambah dengan kebijakan pemerintah untuk ASN melakukan Work From Anywhere (WFA). Untuk itu, TelkomGroup meningkatkan kapasitas jaringan menjadi 58,4 Tbps, naik 11% dibandingkan tahun lalu.
Direktur Network & IT Solution Telkom, Herlan Wijanarko, menyampaikan Posko RAFI bakal siaga penuh 24 jam/7 hari. Adapun periodenya berlaku 26 Maret hingga 8 April mendatang. "Kami siapkan 57 Posko RAFI. Jadi, ada posko pusat, posko regional, dan posko distrik. Kami siapkan teknisi 24 jam/7 hari," kata Herlan, saat media gathering sekaligus Safari Ramadan Telkom di Makassar, Kamis (20/3/2025) malam.
Posko RAFI dari Telkom Group terdiri dari 480 personel posko. Terbagi atas 43 posko utama dan 14 posko anak perusahaan. Telkom Group juga membuka layanan pengaduan pelanggan di sejumlah channel. Di antaranya yakni di media sosial Facebook, Instagram, X, dan TikTok dari Telkom Indonesia. Juga bisa diakses lewat MyTelkomsel Apps serta Call Center Telkomsel dan EBIS.
Selama masa Siaga RAFI 2025, Herlan menyampaikan pihaknya telah mengantisipasi lonjakan trafik di 476 Point of Interest alias POI. Rinciannya yakni 320 area khusus, 45 jalur mudik, 42 tempat religi, 54 titik transportasi, dan 35 permukiman.
Ia menegaskan kenyamanan pelanggan, baik individu maupun korporasi, selama periode RAFI 2025 menjadi prioritas utama Telkom Group. Saat ini, Telkom Group memiliki 158,4 juta pelanggan Telkomsel, 9,69 juta pelanggan IndiHome, 590 ribu pelanggan UMKM, 2.300 pelanggan korporasi, dan 700 pelanggan pemerintah.
Telkom Group telah menyiapkan infrastruktur dan IT Tools optimal, termasuk jalur trafik internasional melalui gateway Batam dan Manado dengan 14 infrastruktur kabel laut Telkom yang beroperasi redundant.
Diperkirakan, trafik broadband selama RAFI 2025 akan meningkat hingga 20,35 Tbps atau naik 28% dibandingkan periode sebelumnya. Selain karena arus mudik, juga ditambah dengan kebijakan pemerintah untuk ASN melakukan Work From Anywhere (WFA). Untuk itu, TelkomGroup meningkatkan kapasitas jaringan menjadi 58,4 Tbps, naik 11% dibandingkan tahun lalu.