Jaga Kualitas Laporan Keuangan dan BMN Melalui Rekonsiliasi Data Tahun 2025
Tim SINDOmakassar
Selasa, 27 Januari 2026 - 17:19 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas laporan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN). Foto: Istimewa
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas laporan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN), melalui partisipasi aktif pada kegiatan Rekonsiliasi dan Pemutakhiran Data Laporan Keuangan dan BMN Kemenkum Tahun 2025 yang diselenggarakan di Nusantara Hall 1, Hotel Santika Premiere ICE BSD, Tangerang.
Dalam pelaksanaannya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Sulsel Andi Basmal bersama staff non manajerial yang membidangi keuangan dan BMN menghadiri kegiatan yang akan berlangsung selama 4 hari ke depan.
Inspektur Jenderal Kemenkum, Hendro Pandowo dalam sambutannya menekankan bahwa laporan keuangan dan BMN yang berkualitas mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik serta menjadi bentuk pertanggungjawaban institusi kepada negara dan masyarakat.
Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk mencermati setiap tahapan penyusunan laporan agar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan ketentuan yang berlaku.
Hendro juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap transformasi digital di bidang pengelolaan keuangan negara. Perkembangan sistem aplikasi dan teknologi informasi menuntut aparatur pengelola keuangan dan BMN untuk tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga adaptif terhadap pembaruan sistem yang terus berkembang.
Selain itu, Inspektur Jenderal menegaskan sejumlah atensi penting yang harus menjadi perhatian bersama, antara lain ketepatan pencatatan transaksi, kecermatan penggunaan akun belanja, penyelesaian permasalahan laporan keuangan dan BMN secara cepat, serta penguatan komunikasi dan sinergi antarunit kerja.
"Rekonsiliasi dan pemutakhiran data diharapkan mampu memastikan kesesuaian antara dokumen sumber, kebijakan, sistem aplikasi, serta kondisi riil atas transaksi keuangan dan aset negara. Dengan demikian, potensi kesalahan pencatatan maupun temuan audit dapat diminimalkan sejak dini," ujar Hendro dihadapan para peserta.
Dalam pelaksanaannya, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Sulsel Andi Basmal bersama staff non manajerial yang membidangi keuangan dan BMN menghadiri kegiatan yang akan berlangsung selama 4 hari ke depan.
Inspektur Jenderal Kemenkum, Hendro Pandowo dalam sambutannya menekankan bahwa laporan keuangan dan BMN yang berkualitas mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik serta menjadi bentuk pertanggungjawaban institusi kepada negara dan masyarakat.
Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk mencermati setiap tahapan penyusunan laporan agar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dan ketentuan yang berlaku.
Hendro juga mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap transformasi digital di bidang pengelolaan keuangan negara. Perkembangan sistem aplikasi dan teknologi informasi menuntut aparatur pengelola keuangan dan BMN untuk tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga adaptif terhadap pembaruan sistem yang terus berkembang.
Selain itu, Inspektur Jenderal menegaskan sejumlah atensi penting yang harus menjadi perhatian bersama, antara lain ketepatan pencatatan transaksi, kecermatan penggunaan akun belanja, penyelesaian permasalahan laporan keuangan dan BMN secara cepat, serta penguatan komunikasi dan sinergi antarunit kerja.
"Rekonsiliasi dan pemutakhiran data diharapkan mampu memastikan kesesuaian antara dokumen sumber, kebijakan, sistem aplikasi, serta kondisi riil atas transaksi keuangan dan aset negara. Dengan demikian, potensi kesalahan pencatatan maupun temuan audit dapat diminimalkan sejak dini," ujar Hendro dihadapan para peserta.