home news

MUI Desak Pemerintah Indonesia Keluar BoP Usai Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 - 21:37 WIB
MUI mengeluarkan pernyataan resmi usai serangan AS-Israel ke Iran. Foto: MUI Digital
Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah Republik Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) menyusul serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Desakan tersebut disampaikan dalam tausiyah resmi MUI tertanggal 1 Maret 2026.

Dalam pernyataannya, MUI menilai keanggotaan Indonesia di BoP tidak efektif mendorong terwujudnya kemerdekaan Palestina. Lembaga itu juga mempertanyakan peran Amerika Serikat dalam pengelolaan konflik Palestina melalui forum tersebut.

"Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina," kata MUI dalam tausiyah yang dikeluarkan pada Minggu (1/3/2026).

Tausiyah bernomor Kep-28/DP-MUI/III/2026 itu ditandatangani Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar dan Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan. MUI juga menilai serangan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran berpotensi memicu perang regional yang lebih luas.

"MUI menyerukan kepada PBB dan OKI untuk langkah-langkah maksimal menghentikan perang dan menghormati hukum internasional. MUI berkeyakinan bahwa perang akan mendatangkan kemudhorotan global," kata MUI.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, meninggal dunia. MUI menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut.

"MUI menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei sebagai akibat serangan Israel-Amerika pada (28/2/2026). Kita menyampaikan inna ilaihi raji'un Sebagai syahada kita doakan semoga menjadi penghuni surga, Aamin," tulisnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya