PW PARMUSI Sulsel Tegaskan Sikap Resmi Bela Nama Baik Jusuf Kalla
Tim SINDOmakassar
Kamis, 23 April 2026 - 07:52 WIB
Ketua PW PARMUSI Sulsel, Abubakar Wasahua, menegaskan bahwa setiap persoalan yang menyangkut nama baik seseorang harus disikapi dengan prinsip tabayyun. Foto: Istimewa
Pimpinan Wilayah Persaudaraan Muslimin Indonesia (PW PARMUSI) Sulawesi Selatan menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat yang mengaitkan nama Muhammad Jusuf Kalla.
Ketua PW PARMUSI Sulsel, Abubakar Wasahua, menegaskan bahwa setiap persoalan yang menyangkut nama baik seseorang harus disikapi dengan prinsip tabayyun atau klarifikasi mendalam, sebagaimana diajarkan dalam Islam.
“Islam melarang keras penyebaran informasi yang belum pasti kebenarannya. Hal itu bukan hanya dapat merusak kehormatan seseorang, tetapi juga berpotensi menimbulkan kezaliman yang luas di tengah masyarakat,” ujar Abubakar dalam pernyataan resminya di Makassar, Kamis, (23/04/2026).
Menurutnya, Muhammad Jusuf Kalla merupakan figur bangsa yang telah memberikan pengabdian besar bagi Indonesia melalui berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.
“Peran beliau dalam menjaga stabilitas nasional, membangun perdamaian, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan adalah warisan besar yang patut dihormati serta dijaga marwahnya,” katanya.
PW PARMUSI Sulsel juga menyatakan penolakan tegas terhadap segala bentuk narasi yang dinilai tendensius, tidak berimbang, dan berpotensi merusak kehormatan pribadi tanpa dasar yang kuat.
Sekretaris PW PARMUSI Sulsel, Syamsuddin, menilai fitnah dan opini yang menyesatkan dapat merusak tatanan sosial serta ukhuwah di tengah masyarakat.
Ketua PW PARMUSI Sulsel, Abubakar Wasahua, menegaskan bahwa setiap persoalan yang menyangkut nama baik seseorang harus disikapi dengan prinsip tabayyun atau klarifikasi mendalam, sebagaimana diajarkan dalam Islam.
“Islam melarang keras penyebaran informasi yang belum pasti kebenarannya. Hal itu bukan hanya dapat merusak kehormatan seseorang, tetapi juga berpotensi menimbulkan kezaliman yang luas di tengah masyarakat,” ujar Abubakar dalam pernyataan resminya di Makassar, Kamis, (23/04/2026).
Menurutnya, Muhammad Jusuf Kalla merupakan figur bangsa yang telah memberikan pengabdian besar bagi Indonesia melalui berbagai posisi strategis, termasuk sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.
“Peran beliau dalam menjaga stabilitas nasional, membangun perdamaian, dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan adalah warisan besar yang patut dihormati serta dijaga marwahnya,” katanya.
PW PARMUSI Sulsel juga menyatakan penolakan tegas terhadap segala bentuk narasi yang dinilai tendensius, tidak berimbang, dan berpotensi merusak kehormatan pribadi tanpa dasar yang kuat.
Sekretaris PW PARMUSI Sulsel, Syamsuddin, menilai fitnah dan opini yang menyesatkan dapat merusak tatanan sosial serta ukhuwah di tengah masyarakat.