home news

Rektor Unhas Tegaskan Tak Tolerir Pelaku Kekerasan di Lingkungan Kampus

Selasa, 28 April 2026 - 09:51 WIB
Gedung Rektorat Unhas di Kampus Tamalanrea, Kota Makassar, Selasa (28/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Jamaluddin Jompa, menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan pada periode kepemimpinannya.

Hal ini disampaikan sebagai respons terhadap tantangan dunia pendidikan dalam menangani isu kekerasan seksual, fisik, maupun verbal di lingkungan akademik.

Ia menjelaskan, Unhas tidak hanya berfokus pada penanganan kekerasan seksual, tetapi juga mencakup seluruh bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan kampus.

"Jadi kekerasan itu bukan hanya seksual, tapi kekerasan itu sekarang itu masuk dalam berbagai kekerasan, yang sifatnya seksual, kekerasan yang sifatnya juga fisik, kekerasan yang sifatnya juga verbal yang non-seksual," jelasnya, Selasa (28/4/2026).

Rektor yang akrab disapa Prof JJ itu menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan peran Satuan Tugas (Satgas) dalam menanggulangi seluruh bentuk kekerasan di lingkungan kampus.

"Ini memerlukan waktu untuk masyarakat juga paham, termasuk masyarakat kampus, bahwa ada hak dan kewajiban untuk setiap orang tidak boleh mengambil haknya orang dan kita punya kewajiban untuk menjaga hak orang lain," tegasnya.

Menurutnya, Unhas menetapkan penanganan segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, sebagai salah satu program prioritas kampus.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya