home news

BGN Pastikan Karyawan SPPG Tetap Terima Insentif Meski Operasional Tutup Sementara

Selasa, 28 April 2026 - 23:52 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional, Dr Dadan Hindayana (kemeja putih), saat memberikan keterangan pers di halaman SPPG Unhas, Selasa (28/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dr Dadan Hindayana, memberikan kepastian terkait nasib karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdampak penutupan sementara.

Meski operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan untuk pemenuhan teknis, para pekerja dipastikan tetap menerima insentif.

Dadan menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil karena selama masa penutupan sementara, para karyawan tidak benar-benar libur, melainkan menjalani berbagai pelatihan dan persiapan teknis.

"Begitu daftar SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi)-nya langsung dibuka. Nanti tinggal kita lihat mana kualitasnya bagus, layanannya bagus, menunya juga bagus," jelasnya saat ditemui di halaman SPPG Unhas, Selasa (28/4/2026).

Lanjutnya, ia menargetkan pengurusan sertifikasi higiene sanitasi tersebut tuntas dalam waktu dekat sehingga tidak ada lagi unit dapur yang harus berhenti beroperasi.

"Mudah-mudahan SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi)-nya sertifikatnya keluar dalam waktu segera sehingga tidak perlu ada penutupan sementara. Nanti setelah itu naik ke sertifikat yang lain, tapi untuk dasar dulu itu," harapnya.

Penutupan sejumlah titik SPPG tersebut bukan tanpa alasan. Dadan mengungkapkan ada dua kendala utama yang sedang diselesaikan oleh pihak pengelola.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya