Kemenkum Sulsel Dukung Karya Intelektual Akademisi, Buku Didorong Dicatatkan Hak Cipta
Tim SINDOmakassar
Selasa, 12 Mei 2026 - 12:57 WIB
Kemenkum Sulsel Dukung Karya Intelektual Akademisi, Buku Didorong Dicatatkan Hak Cipta
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus mendorong penguatan budaya literasi dan perlindungan kekayaan intelektual di kalangan akademisi.
Hal tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap produktivitas dosen dan peneliti dalam menghasilkan karya ilmiah berupa buku.
Dukungan itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, saat menerima penyerahan buku berjudul Kebijakan Publik: Sejarah, Aneka Teori dan Pendekatan karya dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Muh. Tang Abdullah, di sela kegiatan Policy Talks yang digelar Kanwil Kemenkum Sulsel, Senin (11/5/2026).
Andi Basmal mengapresiasi kontribusi akademisi dalam menghadirkan karya intelektual yang dapat menjadi referensi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik. Menurutnya, produktivitas akademisi dalam menulis buku merupakan bagian penting dalam membangun budaya literasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Akademisi memiliki peran strategis dalam menghasilkan gagasan dan pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, karya-karya seperti buku perlu terus didorong dan diapresiasi,” ujar Andi Basmal.
Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap karya intelektual melalui pencatatan hak cipta. Menurutnya, pencatatan hak cipta menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan hukum terhadap karya orisinal para penulis.
“Kami mendorong agar setiap karya buku yang dihasilkan akademisi dapat dicatatkan hak ciptanya sebagai bentuk perlindungan atas karya orisinal yang telah dibuat,” tambahnya.
Hal tersebut ditunjukkan melalui dukungan terhadap produktivitas dosen dan peneliti dalam menghasilkan karya ilmiah berupa buku.
Dukungan itu disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan, Andi Basmal, saat menerima penyerahan buku berjudul Kebijakan Publik: Sejarah, Aneka Teori dan Pendekatan karya dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Muh. Tang Abdullah, di sela kegiatan Policy Talks yang digelar Kanwil Kemenkum Sulsel, Senin (11/5/2026).
Andi Basmal mengapresiasi kontribusi akademisi dalam menghadirkan karya intelektual yang dapat menjadi referensi pengembangan ilmu pengetahuan dan kebijakan publik. Menurutnya, produktivitas akademisi dalam menulis buku merupakan bagian penting dalam membangun budaya literasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Akademisi memiliki peran strategis dalam menghasilkan gagasan dan pemikiran yang bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, karya-karya seperti buku perlu terus didorong dan diapresiasi,” ujar Andi Basmal.
Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap karya intelektual melalui pencatatan hak cipta. Menurutnya, pencatatan hak cipta menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan hukum terhadap karya orisinal para penulis.
“Kami mendorong agar setiap karya buku yang dihasilkan akademisi dapat dicatatkan hak ciptanya sebagai bentuk perlindungan atas karya orisinal yang telah dibuat,” tambahnya.