home news

Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Pastikan Hoaks

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:21 WIB
Pertamina Patra Niaga memastikan informasi di medsos mengenai kendaraan merek tertentu yang disebut tidak lagi diperbolehkan menggunakan Pertalite mulai 1 Juni 2026 adalah tidak benar. Foto/IST
Munculnya informasi di media sosial mengenai kendaraan merek tertentu yang disebut tidak lagi diperbolehkan menggunakan Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar alias hoaks. Pertamina Patra Niaga menegaskan hingga saat ini belum ada kebijakan maupun arahan resmi dari pemerintah terkait pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan merek ataupun kapasitas mesin kendaraan.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan informasi yang beredar tersebut tidak memiliki dasar resmi dan masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dalam menerima maupun membagikan informasi di ruang digital.

“Informasi mengenai daftar merk kendaraan tertentu yang disebut tidak boleh membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar karena sampai saat ini tidak ada rencana ataupun arahan dari Pemerintah dan regulator. Masyarakat kami imbau untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi,” ujar Roberth.

Ia menambahkan, Pertamina Patra Niaga akan tetap menjalankan distribusi energi sesuai kebijakan yang ditetapkan pemerintah dan regulator.

“Pertamina Patra Niaga menjalankan mandat distribusi energi dan akan mengikuti kebijakan resmi Pemerintah. Sekali lagi kami tekankan, hingga saat ini tidak ada aturan atau arahan dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan merk kendaraan tertentu maupun berdasarkan kapasitas mesin kendaraan,” tambahnya.

Pertamina juga memastikan penyaluran Pertalite kepada masyarakat saat ini masih berjalan normal seperti biasa. Adapun Program Subsidi Tepat disebut merupakan bagian dari upaya memperbaiki tata kelola distribusi energi agar lebih tepat sasaran, sehingga tidak berkaitan dengan informasi viral mengenai daftar kendaraan yang disebut dilarang membeli BBM tertentu.

Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan pengecekan informasi melalui kanal resmi pemerintah, regulator, maupun Pertamina sebelum mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya