Edukasi Safety Riding Sasar Warga Kassi-Kassi, Fokus Teknik Berboncengan Aman
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 12 Juni 2026 - 14:51 WIB
Asmo Sulsel menggelar kegiatan edukasi safety riding sebagai upaya menumbuhkan budaya berkendara aman di tengah masyarakat. Foto/Istimewa
Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) kembali menggelar kegiatan edukasi safety riding sebagai upaya menumbuhkan budaya berkendara aman di tengah masyarakat. Kali ini, sosialisasi diberikan kepada sekitar 20 warga Kelurahan Kassi-Kassi, Kota Makassar, yang berlangsung di Posyandu Dahlia pada Kamis (11/6/2026).
Edukasi dipandu oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny. Dalam sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara, berbagai potensi risiko kecelakaan di jalan raya, serta penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai standar, seperti helm, jaket, celana panjang, dan sepatu.
Selain pembekalan teori, peserta juga mengikuti sesi praktik yang dipandu oleh Wanny bersama instruktur safety riding Asmo Sulsel lainnya, Restu Wahdini. Pada sesi ini, peserta diajarkan teknik berboncengan yang aman, mulai dari posisi duduk yang tepat, tata cara naik dan turun sepeda motor, hingga menjaga keseimbangan selama perjalanan.
Menariknya, mayoritas peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan warga lanjut usia yang lebih sering berperan sebagai pembonceng dibandingkan pengendara. Kondisi ini membuat materi pelatihan lebih difokuskan pada aspek keselamatan pembonceng yang kerap luput dari perhatian.
Menurut Wanny, risiko yang dihadapi pembonceng saat terjadi kecelakaan lalu lintas tidak berbeda dengan pengendara. Karena itu, pemahaman mengenai keselamatan berkendara perlu dimiliki oleh keduanya.
“Masih banyak yang beranggapan bahwa keselamatan berkendara hanya perlu dipahami oleh pengendara. Padahal, pembonceng juga memiliki risiko yang sama saat terjadi kecelakaan. Karena itu, kami memberikan edukasi mengenai teknik berboncengan yang benar, pentingnya menggunakan helm, serta cara menjaga posisi tubuh agar tidak memengaruhi keseimbangan sepeda motor selama perjalanan,” ujar Wanny.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Kassi-Kassi, Adithya Zulkarnain Masdar, yang mengapresiasi inisiatif Asmo Sulsel dalam menghadirkan edukasi keselamatan berkendara langsung kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas.
Edukasi dipandu oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny. Dalam sesi pemaparan materi, peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara, berbagai potensi risiko kecelakaan di jalan raya, serta penggunaan perlengkapan berkendara yang sesuai standar, seperti helm, jaket, celana panjang, dan sepatu.
Selain pembekalan teori, peserta juga mengikuti sesi praktik yang dipandu oleh Wanny bersama instruktur safety riding Asmo Sulsel lainnya, Restu Wahdini. Pada sesi ini, peserta diajarkan teknik berboncengan yang aman, mulai dari posisi duduk yang tepat, tata cara naik dan turun sepeda motor, hingga menjaga keseimbangan selama perjalanan.
Menariknya, mayoritas peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan warga lanjut usia yang lebih sering berperan sebagai pembonceng dibandingkan pengendara. Kondisi ini membuat materi pelatihan lebih difokuskan pada aspek keselamatan pembonceng yang kerap luput dari perhatian.
Menurut Wanny, risiko yang dihadapi pembonceng saat terjadi kecelakaan lalu lintas tidak berbeda dengan pengendara. Karena itu, pemahaman mengenai keselamatan berkendara perlu dimiliki oleh keduanya.
“Masih banyak yang beranggapan bahwa keselamatan berkendara hanya perlu dipahami oleh pengendara. Padahal, pembonceng juga memiliki risiko yang sama saat terjadi kecelakaan. Karena itu, kami memberikan edukasi mengenai teknik berboncengan yang benar, pentingnya menggunakan helm, serta cara menjaga posisi tubuh agar tidak memengaruhi keseimbangan sepeda motor selama perjalanan,” ujar Wanny.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Kassi-Kassi, Adithya Zulkarnain Masdar, yang mengapresiasi inisiatif Asmo Sulsel dalam menghadirkan edukasi keselamatan berkendara langsung kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menerapkan budaya tertib berlalu lintas.