home news

OLED evo AI hingga Micro RGB, LG Perkuat Portofolio TV Premium di Indonesia

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:19 WIB
PT LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan lini TV premium terbarunya untuk pasar Indonesia. Foto/Istimewa
PT LG Electronics Indonesia resmi memperkenalkan lini TV premium terbarunya untuk pasar Indonesia. Dipimpin oleh OLED evo AI, jajaran produk ini mengedepankan kecerdasan buatan (AI) yang lebih personal, dipadukan dengan peningkatan kualitas gambar dan audio untuk menghadirkan pengalaman hiburan yang semakin menyeluruh.

President of LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, mengungkapkan pengembangan AI personal menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam menghadirkan perangkat yang lebih relevan dengan kebutuhan pengguna. Upaya tersebut dibarengi dengan perhatian serius terhadap keamanan data dan privasi.

"Keseluruhannya memastikan perlindungan privasi terjaga rapi di era TV yang kian terhubung," kata dia.

LG juga membekali TV premium terbarunya dengan LG Shield, sistem keamanan berlapis yang mencakup kriptografi, autentikasi pengguna, perlindungan integritas perangkat lunak, transmisi data terenkripsi, hingga pembaruan otomatis. Sistem ini dirancang untuk menjaga keamanan pengguna di tengah semakin terhubungnya perangkat TV dengan berbagai layanan digital.

Dari sisi interaksi, LG kini menghadirkan AI Voice Command yang mendukung Bahasa Indonesia. Teknologi ini diklaim mampu memahami berbagai aksen dan logat pengguna di Indonesia sehingga komunikasi dengan TV terasa lebih alami.

Kemampuan tersebut diperkuat oleh AI Voice ID with My Page yang dapat mengenali identitas pengguna berdasarkan suara. Setelah mengenali pengguna, sistem akan secara otomatis menyesuaikan profil, preferensi konten, hingga tampilan antarmuka sesuai kebutuhan masing-masing individu.

LG juga meningkatkan kemampuan AI Voice Command agar dapat memahami percakapan sehari-hari yang lebih kontekstual. Pengguna dapat mencari konten, mengubah pengaturan TV, maupun mengelola perangkat terhubung tanpa harus menggunakan perintah yang kaku atau spesifik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya