home news

Pemkot Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan Bentuk 1.005 Agen Perisai

Jum'at, 19 Juni 2026 - 15:42 WIB
Suasana peluncuran Sistem Keagenan Perisai BPJS Ketenagakerjaan, di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan meluncurkan Sistem Keagenan Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia) di Tribun Lapangan Karebosi, Jumat (19/6/2026).

Program ini ditandai dengan pembentukan 1.005 Agen Perisai yang akan bertugas memperluas jangkauan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja sektor informal dan pelaku UMKM.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, mengatakan cakupan kepesertaan atau Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Makassar telah mencapai 54,33 persen. Angka tersebut jauh di atas rata-rata nasional yang berada di level 31 persen.

"Harapannya, ini bukan saja sekadar angka statistik, tetapi ini adalah bukti bahwa negara hadir memastikan keberlangsungan, kehidupan, dan kesejahteraan para pekerja dan keluarganya," katanya.

Saiful mengungkapkan, sepanjang 1 Januari hingga 31 Mei 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan manfaat sebesar Rp211 miliar kepada peserta di Kota Makassar.

"Selain Rp211 miliar, juga sudah kita salurkan Rp1,11 miliar beasiswa untuk 429 anak dari para ahli waris peserta jaminan ketenagakerjaan. Ini membuktikan, bahwa program ini benar-benar menjadi program jaring pengaman sosial," imbuhnya.

Menurut Saiful, manfaat tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin keberlangsungan hidup keluarga pekerja, termasuk memastikan pendidikan anak tetap berjalan ketika pencari nafkah utama meninggal dunia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya