home news

Gagal Berangkat Haji 2026, Jemaah Laporkan Travel Haji ke Kemenhaj

Senin, 06 Juli 2026 - 15:37 WIB
Widya Sulfia Anggarani bersama kuasa hukumnya, Muhammad Irfan Akbar (baju biru), di halaman Asrama Haji Sudiang, Makassar, Senin (6/7/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Puluhan calon jemaah haji mengaku gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026 setelah keberangkatan mereka diduga dibatalkan secara sepihak oleh agen perjalanan haji.

Salah seorang calon jemaah asal Makassar, Widya Sulfia Anggarani, mengatakan para jemaah sempat berada di Jakarta menjelang jadwal keberangkatan pada Mei 2026 sebelum mengetahui bahwa mereka tidak jadi berangkat.

"Saya melapor ke Kemenhaj untuk membuat aduan. Awalnya itu, saya tahu travel ini tahun lalu, tepatnya bulan November 2025. Saya ditawari oleh salah satu agen JF untuk program haji resmi. Rencananya berangkat tahun 2026 ini, tanggal 12 Mei. Tapi nyatanya tidak diberangkatkan. Ada (korban) yang dari Makassar. Jemaah lainnya ada yang dari Balikpapan dan Samarinda," ungkapnya kepada wartawan, Senin pagi.

Widya mengaku telah menyetor biaya haji sebesar Rp270 juta yang dibayarkan secara bertahap sebanyak lima kali.

"Saya sudah menyetor Rp270 juta yang diangsur lima kali secara bertahap. Ada 80 jemaah. Banyak yang dari luar kota (korban)," sebutnya.

Menurut Widya, ia baru mengetahui keberangkatannya batal setelah tiba di Jakarta.

"Pas sampai di Jakarta (ketahuan tidak jadi berangkat) yaitu tanggal 12 Mei 2026. Manasik terakhir itu dilaksanakan H-2 sebelum rencana keberangkatan. Awalnya dari agennya yang berada di Mekkah, dan dia juga bertindak sebagai muthowif (pembimbing ibadah haji). Kebetulan ada hubungan keluarga (informasi awal travel)," sambung Widya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya