home news

Puluhan Korban Umrah Subsidi Sambangi Polda Sulsel, Desak Refund Segera Dituntaskan

Jum'at, 10 Juli 2026 - 22:41 WIB
Puluhan korban dugaan penipuan program umrah subsidi mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel). Foto: Istimewa
Puluhan korban dugaan penipuan program umrah subsidi mendatangi Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel). Kedatangan mereka dipicu kekecewaan setelah proses pengembalian dana (refund) yang sebelumnya dijanjikan kembali mengalami penundaan.

‎Kasus dugaan penipuan tersebut kini tengah ditangani Unit II Subdit V Tipidsiber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel. Usai para korban melapor pada Rabu (8/7/2026).

‎Kuasa hukum para korban, Ardianto Palla, mengatakan penundaan refund tersebut bertentangan dengan kesepakatan awal yang dibuat bersama kuasa hukum pihak terlapor yang mewakili yakni PD di hadapan penyidik Polda Sulsel.

‎Dalam kesepakatan itu, pihak PD selalu terlapor disebut berjanji melakukan pencairan dana kepada 15 korban setiap hari, sekaligus melengkapi proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan.

‎"Baru berjalan satu hari pada Selasa kemarin dengan 15 orang yang menerima refund. Ditambah dua orang klien saya pada pertemuan awal hari Senin, total baru 17 orang yang diselesaikan," ujar Ardianto Palla, Jumat (10/7/2026).

‎Namun, Ardianto menyebut hingga saat ini jumlah korban yang telah menerima pembayaran menjadi 27 orang. Sementara masih terdapat 42 korban lainnya yang belum mendapatkan pengembalian dana dari total 69 korban yang memberikan kuasa hukum kepadanya.

‎"Dari total korban yang angkat kuasa sama kami itu 69 korban, namun sampai saat ini korban yang dibayar baru 27 orang. Artinya masih ada 42 orang yang belum dibayarkan," katanya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya