home news

Peternak Sulsel Protes Harga Pakan Tinggi dan Harga Telur Anjlok

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:52 WIB
Peternak Rakyat Sulawesi menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumiharjo, Kota Makassar, Senin (10/8/2026). Foto: Istimewa
Ratusan peternak rakyat yang tergabung dalam Aksi Damai Peternak Rakyat Sulawesi menggelar unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumiharjo, Makassar, Senin (10/8/2026).

Para peternak memprotes tingginya harga pakan dan anjloknya harga telur. Kondisi tersebut disebut membuat peternak mengalami kerugian selama empat bulan terakhir.

Penanggung Jawab Aksi Damai sekaligus peternak asal Kabupaten Maros, Basuki Suyuti, mengatakan aksi tersebut menjadi wadah bagi peternak dari berbagai daerah untuk menyampaikan aspirasi secara damai.

"Hari ini saya membawa dan mewakili teman-teman yang ingin berunjuk rasa di masing-masing kabupaten untuk menyampaikan aspirasi serta menjaga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Akhirnya, kami mengumpulkan mereka untuk menyuarakan aksi damai yang tergabung dalam Aksi Damai Peternak Rakyat Sulawesi," ujarnya.

Dalam aksi tersebut, para peternak menyampaikan tujuh poin tuntutan. Beberapa di antaranya menurunkan harga pakan, menjaga stabilitas harga telur, mencegah masuknya integrator, menerapkan kembali aturan yang membatasi integrator, serta menyediakan jagung sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP).

"Menurunkan harga pakan, di mana saat ini peternak sudah cukup mencekik dengan kondisi harga pakan yang tinggi. Menjaga stabilitas harga telur di pasaran. Mencegah masuknya integrator dan kembali menerapkan permentan yang berlaku bahwa integrator hanya boleh 2%, sementara peternak rakyat sendiri harus memegang sekitar 98%. Menyediakan harga jagung sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP)," sebutnya kepada awak media.

Basuki mengatakan peternak tidak menolak kebijakan impor selama kebijakan tersebut dapat menjaga stabilitas harga bahan baku pakan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya