Perkuat Pengamanan Humanis, MDA Bekali Personel dengan Pemahaman HAM
Tri Yari Kurniawan
Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:34 WIB
PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat kapasitas personel keamanan agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan tetap menghormati hak asasi manusia (HAM). Foto/Istimewa
PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat kapasitas personel keamanan agar mampu menjalankan tugas secara profesional, proporsional, dan tetap menghormati hak asasi manusia (HAM). Penguatan tersebut dilakukan melalui pelatihan HAM yang bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Andi Djemma (Unanda).
Pelatihan yang dimulai pada 9 Agustus 2026 itu digelar dalam tiga angkatan. Materinya mencakup penerapan prinsip HAM dalam fungsi pengamanan, penanganan potensi konflik, serta perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Saurlin P. Siagian, menjadi salah satu pemateri utama. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Wakil Rektor IV Unanda, Abdul Rahman Nur.
Dari jajaran manajemen MDA, Komisaris Prof. Dhaniswara K. Harjono dan Direktur Utama Trisakti Simorangkir mengikuti kegiatan secara daring sekaligus memberikan sambutan kepada para peserta.
Trisakti mengatakan, personel keamanan merupakan bagian perusahaan yang memiliki intensitas interaksi tinggi dengan karyawan maupun masyarakat. Karena itu, kemampuan berkomunikasi dan mengambil tindakan secara tepat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi pengamanan.
“Cara kita berkomunikasi, mengambil tindakan, menyelesaikan suatu situasi, dan memperlakukan setiap orang harus tetap mengedepankan penghormatan terhadap HAM, profesionalisme, dan proporsionalitas,” kata Trisakti.
Menurut dia, prinsip tersebut tidak cukup hanya dipahami dalam pelatihan, tetapi perlu diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari dan menjadi bagian dari nilai yang dijalankan perusahaan.
Pelatihan yang dimulai pada 9 Agustus 2026 itu digelar dalam tiga angkatan. Materinya mencakup penerapan prinsip HAM dalam fungsi pengamanan, penanganan potensi konflik, serta perlindungan terhadap perempuan, anak, dan kelompok rentan.
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM RI, Saurlin P. Siagian, menjadi salah satu pemateri utama. Kegiatan tersebut juga menghadirkan Wakil Rektor IV Unanda, Abdul Rahman Nur.
Dari jajaran manajemen MDA, Komisaris Prof. Dhaniswara K. Harjono dan Direktur Utama Trisakti Simorangkir mengikuti kegiatan secara daring sekaligus memberikan sambutan kepada para peserta.
Trisakti mengatakan, personel keamanan merupakan bagian perusahaan yang memiliki intensitas interaksi tinggi dengan karyawan maupun masyarakat. Karena itu, kemampuan berkomunikasi dan mengambil tindakan secara tepat menjadi bagian penting dalam menjalankan fungsi pengamanan.
“Cara kita berkomunikasi, mengambil tindakan, menyelesaikan suatu situasi, dan memperlakukan setiap orang harus tetap mengedepankan penghormatan terhadap HAM, profesionalisme, dan proporsionalitas,” kata Trisakti.
Menurut dia, prinsip tersebut tidak cukup hanya dipahami dalam pelatihan, tetapi perlu diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari dan menjadi bagian dari nilai yang dijalankan perusahaan.