XLSMART Pulihkan Jaringan Pascagempa NTT, Tinggal 5 BTS Terdampak
Tri Yari Kurniawan
Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:09 WIB
Dari 91 base transceiver station (BTS) yang sempat mengalami gangguan, kini jumlahnya telah berkurang menjadi sekitar lima BTS. Foto/Istimewa
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi pascagempa yang berdampak di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari 91 base transceiver station (BTS) yang sempat mengalami gangguan, kini jumlahnya telah berkurang menjadi sekitar lima BTS.
Tim teknis XLSMART terus melakukan penanganan di lapangan untuk memulihkan seluruh BTS yang masih terdampak. Perkembangan tersebut membuat layanan telekomunikasi di wilayah terdampak berangsur kembali normal.
Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan, mengatakan percepatan pemulihan jaringan menjadi prioritas agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi, terutama dalam situasi pascabencana.
“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan jaringan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat berkomunikasi, terutama dalam situasi pasca bencana. Penurunan jumlah BTS yang terdampak menunjukkan bahwa proses pemulihan terus berjalan, dan tim teknis kami akan tetap bekerja hingga layanan kembali normal.”
Pemulihan dilakukan melalui koordinasi Network Operation Center (NOC), tim regional NTT, dan tim teknis di lapangan. Untuk menjaga operasional jaringan di lokasi yang mengalami kendala pasokan listrik, XLSMART menyiagakan tujuh genset permanen dan 16 genset portabel.
Selain menangani BTS, tim teknis melakukan perbaikan jalur fiber optik yang terdampak, mengalihkan trafik melalui jalur alternatif, serta memobilisasi perangkat dan sumber daya ke titik-titik gangguan.
Kondisi medan dan sejumlah titik longsor menjadi tantangan dalam proses pemulihan. Namun, penanganan terus dilakukan secara intensif dengan pemantauan jaringan selama 24 jam.
Tim teknis XLSMART terus melakukan penanganan di lapangan untuk memulihkan seluruh BTS yang masih terdampak. Perkembangan tersebut membuat layanan telekomunikasi di wilayah terdampak berangsur kembali normal.
Regional Group Head XLSMART Area Bali Nusra, Donny Darmawan, mengatakan percepatan pemulihan jaringan menjadi prioritas agar masyarakat tetap dapat berkomunikasi, terutama dalam situasi pascabencana.
“Prioritas kami adalah mempercepat pemulihan jaringan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap dapat berkomunikasi, terutama dalam situasi pasca bencana. Penurunan jumlah BTS yang terdampak menunjukkan bahwa proses pemulihan terus berjalan, dan tim teknis kami akan tetap bekerja hingga layanan kembali normal.”
Pemulihan dilakukan melalui koordinasi Network Operation Center (NOC), tim regional NTT, dan tim teknis di lapangan. Untuk menjaga operasional jaringan di lokasi yang mengalami kendala pasokan listrik, XLSMART menyiagakan tujuh genset permanen dan 16 genset portabel.
Selain menangani BTS, tim teknis melakukan perbaikan jalur fiber optik yang terdampak, mengalihkan trafik melalui jalur alternatif, serta memobilisasi perangkat dan sumber daya ke titik-titik gangguan.
Kondisi medan dan sejumlah titik longsor menjadi tantangan dalam proses pemulihan. Namun, penanganan terus dilakukan secara intensif dengan pemantauan jaringan selama 24 jam.