home news

Kemenkum Sulsel Buka Gerai Layanan di Bursa Wirausaha Unggulan 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:51 WIB
Kanwil Kemenkum Sulsel membuka gerai layanan kekayaan intelektual pada kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan 2026. Foto: Istimewa
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) membuka gerai layanan kekayaan intelektual pada kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan 2026 yang berlangsung di Gedung Baruga Andi Pangerang Pettarani, Universitas Hasanuddin, Selasa (15/9/2026).

Gerai layanan tersebut hadir untuk memberikan informasi, konsultasi, serta fasilitasi layanan pelindungan kekayaan intelektual bagi UMKM dan wirausaha, khususnya terkait pelindungan merek, hak cipta, dan desain industri. Partisipasi ini juga merupakan tindak lanjut atas permohonan Kementerian UMKM untuk menghadirkan layanan pendukung dalam rangka memberikan kemudahan akses pelindungan hukum bagi pelaku usaha yang mengikuti kegiatan Bursa Wirausaha Unggulan 2026.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Andi Haris menyampaikan bahwa kehadiran layanan kekayaan intelektual di tengah kegiatan kewirausahaan merupakan bentuk upaya mendekatkan layanan hukum kepada pelaku UMKM.

Menurutnya, pelindungan KI perlu menjadi bagian dari pengembangan usaha karena merek, karya, dan desain yang dimiliki pelaku usaha merupakan aset yang memiliki nilai ekonomi serta perlu mendapatkan kepastian pelindungan hukum.

“Pelaku UMKM dan wirausaha perlu memahami bahwa kekayaan intelektual merupakan bagian penting dari pengembangan usaha. Melalui gerai layanan ini, kami memberikan informasi, konsultasi, dan fasilitasi agar pelaku usaha dapat mengenali sekaligus melindungi aset kekayaan intelektual yang mereka miliki,” ujar Demson.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian UMKM tersebut juga menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai dukungan pemerintah terhadap pertumbuhan kewirausahaan. Dalam kesempatan tersebut, Menteri UMKM mengungkapkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sulsel yang hingga saat ini mencapai Rp12,5 triliun.

Penyaluran KUR untuk sektor produksi di Sulsel juga disebut berada pada angka 30 persen, di atas rata-rata nasional.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya