PLN Raih Sector Champion dan Runner Up di Danantara CX100 Award 2026
Tri Yari Kurniawan
Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:36 WIB
PLN meraih predikat Sector Champion kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 BUMN dengan layanan terbaik di ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026.
PT PLN (Persero) meraih predikat Sector Champion kategori Energy & Public Utilities sekaligus menempati posisi Runner Up dalam daftar 100 BUMN dengan layanan terbaik pada ajang Danantara Indonesia CX100 Award 2026. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya PLN meningkatkan kualitas layanan melalui pasokan listrik yang andal, kemudahan akses, dan respons yang semakin baik terhadap kebutuhan pelanggan.
Danantara Indonesia CX100 merupakan inisiatif strategis Danantara Indonesia untuk mendorong peningkatan kualitas layanan di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN). Penilaian dilakukan menggunakan kerangka Customer Experience (CX) yang mencakup tiga pilar utama, yakni effectiveness (ketepatan), ease (kemudahan), dan emotion (kenyamanan). Ketiga aspek tersebut menjadi dasar untuk mengukur pengalaman pelanggan sekaligus mendorong perbaikan layanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BUMN.
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan, transformasi BUMN tidak cukup diukur dari kinerja bisnis dan operasional. Perusahaan juga harus mampu menghadirkan layanan berkualitas, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Di seluruh perusahaan yang sustain, kalau kita belajar, kalau kita melihat a build to last company, perusahaan-perusahaan yang hidup lebih dari 100 tahun, jika digali paling dalam apa yang membuat mereka bisa exist? Hanya satu kata, yaitu servis,” ujar Dony.
Ia menambahkan, peta persaingan bisnis saat ini telah bergeser. Persaingan tidak lagi semata-mata ditentukan oleh produk atau harga, tetapi juga kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, perusahaan perlu memastikan kualitas layanan tetap konsisten di setiap titik interaksi (touchpoint) dengan pelanggan.
“Fokus kami bukan pada siapa yang unggul atau mengalahkan yang lain, melainkan bagaimana momentum ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, khususnya masyarakat luas,” imbuhnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa transformasi perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan. Keandalan pasokan listrik, menurut dia, perlu diimbangi dengan kemudahan akses layanan, kecepatan merespons kebutuhan, dan konsistensi dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang positif.
Danantara Indonesia CX100 merupakan inisiatif strategis Danantara Indonesia untuk mendorong peningkatan kualitas layanan di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN). Penilaian dilakukan menggunakan kerangka Customer Experience (CX) yang mencakup tiga pilar utama, yakni effectiveness (ketepatan), ease (kemudahan), dan emotion (kenyamanan). Ketiga aspek tersebut menjadi dasar untuk mengukur pengalaman pelanggan sekaligus mendorong perbaikan layanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap BUMN.
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, mengatakan, transformasi BUMN tidak cukup diukur dari kinerja bisnis dan operasional. Perusahaan juga harus mampu menghadirkan layanan berkualitas, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Di seluruh perusahaan yang sustain, kalau kita belajar, kalau kita melihat a build to last company, perusahaan-perusahaan yang hidup lebih dari 100 tahun, jika digali paling dalam apa yang membuat mereka bisa exist? Hanya satu kata, yaitu servis,” ujar Dony.
Ia menambahkan, peta persaingan bisnis saat ini telah bergeser. Persaingan tidak lagi semata-mata ditentukan oleh produk atau harga, tetapi juga kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh pelanggan. Karena itu, perusahaan perlu memastikan kualitas layanan tetap konsisten di setiap titik interaksi (touchpoint) dengan pelanggan.
“Fokus kami bukan pada siapa yang unggul atau mengalahkan yang lain, melainkan bagaimana momentum ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, khususnya masyarakat luas,” imbuhnya.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bahwa transformasi perusahaan harus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan. Keandalan pasokan listrik, menurut dia, perlu diimbangi dengan kemudahan akses layanan, kecepatan merespons kebutuhan, dan konsistensi dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang positif.