Transformasi Legal KALLA Antar Subhan Mappaturung Raih Penghargaan Nasional
Tim SINDOmakassar
Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:26 WIB
Chief Legal & Sustainability Officer KALLA, Subhan Djaya Mappaturung, menerima penghargaan Indonesia’s Most Respected In-House Counsel 2026 kategori Transportation dalam ajang IHCA 2026. Foto/IST
Transformasi fungsi hukum menjadi mitra strategis bisnis mengantarkan Chief Legal & Sustainability Officer KALLA, Subhan Djaja Mappaturung, meraih penghargaan Indonesia’s Most Respected In-House Counsel 2026 kategori Transportation. Penghargaan dalam ajang In-House Counsel Awards (IHCA) 2026 tersebut menjadi pengakuan atas kepemimpinan, kontribusi strategis, dan inovasi layanan hukum yang dikembangkannya untuk memperkuat tata kelola perusahaan.
Subhan menerima penghargaan tersebut dalam acara yang diselenggarakan Hukumonline bersama Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) di Nusa Dua, Bali, pada 8–9 Oktober 2026.
Selama lebih dari 30 tahun berkarier di KALLA, Subhan telah mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Operations Manager, Human Capital & Corporate Affair Division Head, Chief Operating Officer, hingga Chief Human Capital Officer. Sebelum memimpin fungsi legal, ia telah memiliki pengalaman luas dalam operasional, pengelolaan sumber daya manusia, dan strategi perusahaan.
Pengalaman lintas fungsi tersebut membentuk pendekatan kepemimpinan yang mengintegrasikan aspek hukum, operasional, dan bisnis. Di bawah kepemimpinannya, fungsi Legal KALLA dikembangkan agar tidak sekadar memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga berperan aktif dalam mengidentifikasi risiko, memberikan rekomendasi, dan mendukung pengambilan keputusan manajemen.
Dari sisi akademik, Subhan memiliki latar belakang pendidikan multidisiplin. Ia meraih gelar Sarjana Administrasi Publik dan Doktor Administrasi Publik dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Hasanuddin. Ia juga memiliki gelar Magister Hukum dan Magister Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Sarjana Hukum dari Universitas Muslim Indonesia, serta Sarjana Ekonomi dari STIEM Bongaya.
Selain itu, Subhan merupakan advokat yang tergabung dalam PERADI dan memiliki sertifikasi Certified Legal Auditor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Bekal pendidikan dan kompetensi tersebut mendukung perannya dalam bidang hukum korporasi, tata kelola perusahaan, manajemen risiko hukum, dan audit kepatuhan.
Salah satu inisiatif transformasi yang dikembangkan adalah Digital Legal Service Ecosystem melalui MACCA System, portal layanan internal KALLA. Sistem ini dirancang untuk menghadirkan layanan hukum yang lebih cepat, terukur, dan berbasis data.
Subhan menerima penghargaan tersebut dalam acara yang diselenggarakan Hukumonline bersama Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA) di Nusa Dua, Bali, pada 8–9 Oktober 2026.
Selama lebih dari 30 tahun berkarier di KALLA, Subhan telah mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Operations Manager, Human Capital & Corporate Affair Division Head, Chief Operating Officer, hingga Chief Human Capital Officer. Sebelum memimpin fungsi legal, ia telah memiliki pengalaman luas dalam operasional, pengelolaan sumber daya manusia, dan strategi perusahaan.
Pengalaman lintas fungsi tersebut membentuk pendekatan kepemimpinan yang mengintegrasikan aspek hukum, operasional, dan bisnis. Di bawah kepemimpinannya, fungsi Legal KALLA dikembangkan agar tidak sekadar memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga berperan aktif dalam mengidentifikasi risiko, memberikan rekomendasi, dan mendukung pengambilan keputusan manajemen.
Dari sisi akademik, Subhan memiliki latar belakang pendidikan multidisiplin. Ia meraih gelar Sarjana Administrasi Publik dan Doktor Administrasi Publik dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Hasanuddin. Ia juga memiliki gelar Magister Hukum dan Magister Ekonomi dari Universitas Hasanuddin, Sarjana Hukum dari Universitas Muslim Indonesia, serta Sarjana Ekonomi dari STIEM Bongaya.
Selain itu, Subhan merupakan advokat yang tergabung dalam PERADI dan memiliki sertifikasi Certified Legal Auditor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Bekal pendidikan dan kompetensi tersebut mendukung perannya dalam bidang hukum korporasi, tata kelola perusahaan, manajemen risiko hukum, dan audit kepatuhan.
Salah satu inisiatif transformasi yang dikembangkan adalah Digital Legal Service Ecosystem melalui MACCA System, portal layanan internal KALLA. Sistem ini dirancang untuk menghadirkan layanan hukum yang lebih cepat, terukur, dan berbasis data.