Enduro Home Service, Cara Pertamina Lubricants Merintis Wirausaha dari Bengkel Sekolah
Tri Yari Kurniawan
Jum'at, 23 Oktober 2026 - 07:22 WIB
Pertamina Lubricants mengasah keterampilan otomotif sekaligus mengajarkan siswa SMKN 3 Makassar untuk belajar berwirausaha melalui program Enduro Home Service. Foto/Tri Yari Kurniawan
Belajar otomotif tak cukup hanya dengan menguasai kunci pas dan memahami mesin. Di SMKN 3 Makassar, siswa juga belajar mengetuk pintu bengkel, menawarkan pelumas, meyakinkan calon pelanggan, hingga meracik promosi melalui media sosial. Pengalaman itu mempertemukan keterampilan teknis dengan naluri berwirausaha melalui program Enduro Home Service yang diinisiasi PT Pertamina Lubricants.
Bagi Muh Al-Lukman Bahar, pengalaman tersebut membuka ruang belajar yang berbeda dari praktik di bengkel sekolah. Siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) itu tak hanya mengasah kemampuan otomotif, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan turun langsung menawarkan pelumas Enduro ke sejumlah bengkel.
Setiap kunjungan menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk, membangun komunikasi dengan calon pelanggan, sekaligus membuat konten promosi untuk media sosial. Lukman yang juga merupakan ketua OSIS mengaku senang, apalagi setelah tergabung dalam tim Enduro Home Service SMKN 3 Makassar.
Bersama rekan-rekannya, ia belajar bahwa menjual produk bukan sekadar menawarkan barang. Ada keberanian untuk memulai percakapan, kemampuan menjelaskan manfaat produk, serta ketekunan membangun kepercayaan agar pelanggan bersedia membeli dan kembali bertransaksi.
“Dari program ini, saya mendapat pengalaman lebih banyak, terutama dalam bisnis. Saya bisa mengasah keterampilan mekanik sekaligus belajar kewirausahaan,” ujar Lukman, saat berbincang dengan SINDO Makassar di bengkel otomotif SMKN 3 Makassar, pertengahan Oktober 2026.
Pengalaman Lukman dkk menjadi bekal penting bagi siswa sekolah vokasi. Di tengah dunia kerja yang terus berubah, keterampilan teknis perlu berjalan beriringan dengan kemampuan membaca peluang dan memahami kebutuhan pasar. Sebab, keahlian memperbaiki kendaraan tidak hanya dapat menjadi modal untuk bekerja di bengkel, tetapi juga membuka jalan untuk merintis usaha sendiri.
Belajar & Pengalaman Nyata
Bagi Muh Al-Lukman Bahar, pengalaman tersebut membuka ruang belajar yang berbeda dari praktik di bengkel sekolah. Siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) itu tak hanya mengasah kemampuan otomotif, tetapi juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan turun langsung menawarkan pelumas Enduro ke sejumlah bengkel.
Setiap kunjungan menjadi kesempatan untuk mengenalkan produk, membangun komunikasi dengan calon pelanggan, sekaligus membuat konten promosi untuk media sosial. Lukman yang juga merupakan ketua OSIS mengaku senang, apalagi setelah tergabung dalam tim Enduro Home Service SMKN 3 Makassar.
Bersama rekan-rekannya, ia belajar bahwa menjual produk bukan sekadar menawarkan barang. Ada keberanian untuk memulai percakapan, kemampuan menjelaskan manfaat produk, serta ketekunan membangun kepercayaan agar pelanggan bersedia membeli dan kembali bertransaksi.
“Dari program ini, saya mendapat pengalaman lebih banyak, terutama dalam bisnis. Saya bisa mengasah keterampilan mekanik sekaligus belajar kewirausahaan,” ujar Lukman, saat berbincang dengan SINDO Makassar di bengkel otomotif SMKN 3 Makassar, pertengahan Oktober 2026.
Pengalaman Lukman dkk menjadi bekal penting bagi siswa sekolah vokasi. Di tengah dunia kerja yang terus berubah, keterampilan teknis perlu berjalan beriringan dengan kemampuan membaca peluang dan memahami kebutuhan pasar. Sebab, keahlian memperbaiki kendaraan tidak hanya dapat menjadi modal untuk bekerja di bengkel, tetapi juga membuka jalan untuk merintis usaha sendiri.
Belajar & Pengalaman Nyata