PLN dan Kejati Sultra Perkuat Sinergi Kawal Pembangunan Infrastruktur Listrik
Tim SINDOmakassar
Jum'at, 30 Oktober 2026 - 17:33 WIB
GM PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha (kanan), menyerahkan cinderamata kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Sugeng Riyanta (kiri), usai audiensi di Kendari. Foto/Istimewa
Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya membutuhkan kesiapan teknis dan dukungan investasi, tetapi juga kepastian hukum. Untuk memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, PT PLN (Persero) memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi jajaran manajemen PLN bersama Kepala Kejati Sulawesi Tenggara, Sugeng Riyanta, di Kendari, Kamis (29/10).
Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi dalam mendukung kelancaran berbagai proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara.
Sejumlah aspek strategis dibahas dalam audiensi tersebut. Di antaranya, kebutuhan pendampingan hukum, pengadaan tanah, perizinan, pengelolaan aset, serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat memengaruhi pelaksanaan proyek.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar seluruh tahapan pekerjaan dapat terlaksana sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi juga dari kepatuhan terhadap regulasi serta penerapan tata kelola yang baik.
“Dalam melaksanakan pembangunan, PLN tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi juga memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan. Karena itu, sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menjadi sangat penting, terutama dalam memberikan penguatan dari aspek hukum sehingga berbagai tantangan yang dihadapi dapat ditangani dengan tepat dan pembangunan dapat berjalan sesuai target,” ujar Aditya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi jajaran manajemen PLN bersama Kepala Kejati Sulawesi Tenggara, Sugeng Riyanta, di Kendari, Kamis (29/10).
Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi dalam mendukung kelancaran berbagai proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Tenggara.
Sejumlah aspek strategis dibahas dalam audiensi tersebut. Di antaranya, kebutuhan pendampingan hukum, pengadaan tanah, perizinan, pengelolaan aset, serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat memengaruhi pelaksanaan proyek.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar seluruh tahapan pekerjaan dapat terlaksana sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi juga dari kepatuhan terhadap regulasi serta penerapan tata kelola yang baik.
“Dalam melaksanakan pembangunan, PLN tidak hanya berfokus pada penyelesaian pekerjaan secara fisik, tetapi juga memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan. Karena itu, sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menjadi sangat penting, terutama dalam memberikan penguatan dari aspek hukum sehingga berbagai tantangan yang dihadapi dapat ditangani dengan tepat dan pembangunan dapat berjalan sesuai target,” ujar Aditya.