home sulsel

Pilot Project Penanganan Sampah, Tamalanrea Fokus Kurangi Limbah Organik

Rabu, 08 April 2026 - 10:08 WIB
Lurah Tamalanrea, Sulaeman, saat ditemui di Kantor Kelurahan Tamalanrea, Jl. Tamalanrea Raya No. 1 (BTP), Selasa (7/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Pemerintah Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, terus melakukan terobosan dalam penanganan sampah dengan menjalankan program pengolahan sampah terintegrasi. Program ini difokuskan pada pengurangan sampah organik sebagai bagian dari proyek percontohan (pilot project).

Lurah Tamalanrea, Sulaeman, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Makassar untuk menjaga kebersihan wilayah serta mengurangi beban di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

"Khusus yang sampah warga itu harus diatur space-nya, kapan dia kasih keluar sampahnya. Tapi kayak di BTP kan rata-rata di sini banyak penjual, jadi mungkin agak susah untuk mengatur space-nya. Karena di sini tengah malam, biasa jam 10 atau jam 12 lewat sampah pengangkutan mobil armada (datang mengangkut sampah)," jelasnya.

Ia mengungkapkan, kondisi pertokoan yang sudah tutup saat armada melintas membuat sampah kerap diletakkan di depan bangunan.

"Sedangkan biasa mobil lewat itu tertutup toko, jadi simpan (sampah) di depan karena arahannya Pak Wali itu supaya tidak rantasa (jorok), tidak ada sampah disimpan di depan ruko," ungkapnya.

Dalam upaya pengelolaan sampah, Sulaeman menyebut saat ini telah terbentuk 11 unit bank sampah di seluruh wilayah Kelurahan Tamalanrea.

"Kalau saya kemarin pas baru dilantik itu per-Januari itu sudah rampung sembilan RW ada semua bank sampahnya. Malahan ada yang dua (bank sampah) dalam satu RW," bebernya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya