home sulsel

Legislator Parepare Bela Pedagang Durian Musiman saat Ditertibkan

Rabu, 08 Juli 2026 - 23:20 WIB
Suasana penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) durian musiman di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mendadak tegang pada Rabu, (08/07/2026) sore. Foto: Istimewa
Suasana penertiban lapak pedagang kaki lima (PKL) durian musiman di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mendadak tegang pada Rabu, (08/07/2026) sore.

Legislator Kota Parepare, Sappe, pasang badan saat petugas Satpol PP hendak menertibkan lapak pedagang durian musiman di bahu Jalan Bau Massepe, Kelurahan Bacukiki Barat.

Penertiban tersebut dilakukan menyusul adanya aduan dari warga setempat yang merasa terganggu. Berdasarkan pantauan di lokasi, lapak pedagang durian musiman tersebut memang berdiri di sisi kiri bahu jalan Poros Parepare-Makassar.

Sappe menilai tindakan yang dilakukan oleh Satpol PP tidak adil dan tebang pilih. Ia membandingkan nasib pedagang kecil dengan para pengusaha besar yang dinilainya justru sering kali dibiarkan melanggar aturan.

"Yang jadi masalah ketika masyarakat kecil melihat kesempatan karena musim durian, mereka mencari uang untuk makan. Dibanding dengan pengusaha ritel modern di Kota Parepare yang secara ketentuan melanggar Perda soal jarak, namun sampai sekarang tidak ditutup," ujarnya, Rabu (8/7/2026) malam.

Legislator PKS Parepare itu juga mencontohkan kawasan Jalan Mattirotasi, di mana banyak pedagang yang dibiarkan berjualan hingga memicu kemacetan nyata, namun tidak ditindak tegas.

"Ini katanya ada laporan masyarakat mengganggu. Selama ini mereka di sini tidak ada yang terganggu, aktivitas lalu lintas aman karena lahan parkir luas. Bahu jalan pun tidak ditempati semua, hanya sebagian dan sifatnya tidak permanen," imbuhnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya