Reses di Balantang, Bangkit Soroti Dugaan Ketidakadilan Penerimaan Tenaga Kerja
Fitra Budin
Jum'at, 14 Agustus 2026 - 23:53 WIB
Persoalan penerimaan tenaga kerja menjadi salah satu sorotan utama dalam reses Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Bangkit Revormansyah Pratama. Foto: Istimewa
Persoalan penerimaan tenaga kerja menjadi salah satu sorotan utama dalam reses Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Bangkit Revormansyah Pratama, di Desa Balantang, Kecamatan Malili, Jumat (14/08).
Dalam pertemuan tersebut, Bangkit menggali langsung aspirasi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, terkait peluang kerja di perusahaan yang beroperasi di Luwu Timur.
Sejumlah masyarakat Balantang mengaku masih merasakan adanya ketidakadilan dalam proses penerimaan tenaga kerja.
Mereka mempertanyakan informasi lowongan yang dinilai belum sepenuhnya tersampaikan kepada pemerintah maupun masyarakat lokal.
Aspirasi tersebut langsung mendapat perhatian Bangkit. Ia mengatakan persoalan ketenagakerjaan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan dibawa ke tingkat DPRD untuk ditindaklanjuti.
"Soal ketenagakerjaan ini akan kami catat dan akan kami tindak lanjuti persoalan ini," ujar Bangkit saat reses.
Menurutnya, persoalan penerimaan tenaga kerja perlu mendapat perhatian karena masyarakat lokal juga memiliki hak untuk memperoleh informasi dan kesempatan kerja dari perusahaan yang beroperasi di daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bangkit menggali langsung aspirasi masyarakat, khususnya kalangan pemuda, terkait peluang kerja di perusahaan yang beroperasi di Luwu Timur.
Sejumlah masyarakat Balantang mengaku masih merasakan adanya ketidakadilan dalam proses penerimaan tenaga kerja.
Mereka mempertanyakan informasi lowongan yang dinilai belum sepenuhnya tersampaikan kepada pemerintah maupun masyarakat lokal.
Aspirasi tersebut langsung mendapat perhatian Bangkit. Ia mengatakan persoalan ketenagakerjaan yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan dibawa ke tingkat DPRD untuk ditindaklanjuti.
"Soal ketenagakerjaan ini akan kami catat dan akan kami tindak lanjuti persoalan ini," ujar Bangkit saat reses.
Menurutnya, persoalan penerimaan tenaga kerja perlu mendapat perhatian karena masyarakat lokal juga memiliki hak untuk memperoleh informasi dan kesempatan kerja dari perusahaan yang beroperasi di daerah.