Unhas dan Imigrasi Makassar Hadirkan Layanan Paspor di Dalam Kampus
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Kamis, 10 September 2026 - 19:33 WIB
Unhas hadirkan fasilitas pelayanan keimigrasian di Kampus Tamalanrea Unhas melalui Campus Immigration Point, Kamis, (10/9/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan fasilitas pelayanan keimigrasian di Kampus Tamalanrea melalui peresmian Campus Immigration Point (CIP), Kamis (10/9/2026).
Fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi Direktorat Internasionalisasi/Kantor Urusan Internasional (KUI) Unhas dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar. Kehadiran CIP diharapkan memudahkan akses layanan keimigrasian bagi sivitas akademika dan mahasiswa asing di lingkungan Unhas.
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut. Menurutnya, CIP tidak hanya berkaitan dengan layanan administratif seperti paspor dan visa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Unhas di tingkat internasional.
"Unhas ini adalah etalase gambaran kemajuan universitas. Unhas itu benchmark, dan kita berharap kehadiran Unhas sebagai top class university di dunia itu menginspirasi juga kawasan timur," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran CIP juga menjadi simbol kepercayaan pemerintah kepada perguruan tinggi untuk menjadi mitra strategis dalam memperlancar layanan keimigrasian.
"Tentu ini jangan diartikan sekadar urusan paspor atau urusan visa, tapi ini simbol bahwa Unhas dipercaya oleh pemerintah dalam pembentukan perizinan itu untuk menjadi mitra strategis dalam mempermudah, memperlancar, membuat tidak terlalu lama, dan sebagainya, di dalam melayani, khususnya melayani tamu-tamu dan zona-zona asing, terlebih lagi dalam hal menginternasionalkan Unhas," tambahnya.
Guru Besar Biologi dan Ekologi Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas itu menegaskan, keberadaan fasilitas keimigrasian di kampus memiliki arti penting bagi mobilitas sivitas akademika.
Fasilitas tersebut merupakan hasil kolaborasi Direktorat Internasionalisasi/Kantor Urusan Internasional (KUI) Unhas dengan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar. Kehadiran CIP diharapkan memudahkan akses layanan keimigrasian bagi sivitas akademika dan mahasiswa asing di lingkungan Unhas.
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyambut baik kehadiran fasilitas tersebut. Menurutnya, CIP tidak hanya berkaitan dengan layanan administratif seperti paspor dan visa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Unhas di tingkat internasional.
"Unhas ini adalah etalase gambaran kemajuan universitas. Unhas itu benchmark, dan kita berharap kehadiran Unhas sebagai top class university di dunia itu menginspirasi juga kawasan timur," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran CIP juga menjadi simbol kepercayaan pemerintah kepada perguruan tinggi untuk menjadi mitra strategis dalam memperlancar layanan keimigrasian.
"Tentu ini jangan diartikan sekadar urusan paspor atau urusan visa, tapi ini simbol bahwa Unhas dipercaya oleh pemerintah dalam pembentukan perizinan itu untuk menjadi mitra strategis dalam mempermudah, memperlancar, membuat tidak terlalu lama, dan sebagainya, di dalam melayani, khususnya melayani tamu-tamu dan zona-zona asing, terlebih lagi dalam hal menginternasionalkan Unhas," tambahnya.
Guru Besar Biologi dan Ekologi Kelautan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas itu menegaskan, keberadaan fasilitas keimigrasian di kampus memiliki arti penting bagi mobilitas sivitas akademika.