Capaian PAD di Bawah 70%, Enam OPD Maros Dapat Raport Merah
Najmi S Limonu
Rabu, 16 September 2026 - 13:33 WIB
Suasana pemaparan evaluasi pendapatan daerah di lingkungan Pemkab Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meminta enam organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi pendapatannya masih di bawah 70 persen untuk menggenjot capaian hingga mendekati target tersebut pada September 2026.
Enam OPD tersebut yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kesehatan.
Wakil Bupati Maros, A Muetazim Mansyur mengatakan, berdasarkan data realisasi hingga Juli 2026, Dinas Pertanian baru mencapai 40,65 persen, Dinas Koperasi 41,29 persen, Dinas Perikanan 56,96 persen, Dinas PU 59,21 persen, Dinas Perhubungan 68,06 persen, dan Dinas Kesehatan 69,56 persen.
"Enam OPD ini kita pacu supaya dalam rapat koordinasi untuk progres September bisa mencapai 70 persen atau mendekati angka 70 persen," ujarnya seusai pemaparan evaluasi pendapatan daerah.
Menurutnya, masih terdapat waktu sekitar tiga bulan hingga akhir tahun anggaran 2026 untuk mengejar target yang telah ditetapkan.
Namun, upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan penyesuaian target dalam APBD Perubahan.
Sejumlah OPD mengalami rasionalisasi target pendapatan, baik berupa pengurangan maupun penambahan.
Enam OPD tersebut yakni Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Daerah, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, serta Dinas Kesehatan.
Wakil Bupati Maros, A Muetazim Mansyur mengatakan, berdasarkan data realisasi hingga Juli 2026, Dinas Pertanian baru mencapai 40,65 persen, Dinas Koperasi 41,29 persen, Dinas Perikanan 56,96 persen, Dinas PU 59,21 persen, Dinas Perhubungan 68,06 persen, dan Dinas Kesehatan 69,56 persen.
"Enam OPD ini kita pacu supaya dalam rapat koordinasi untuk progres September bisa mencapai 70 persen atau mendekati angka 70 persen," ujarnya seusai pemaparan evaluasi pendapatan daerah.
Menurutnya, masih terdapat waktu sekitar tiga bulan hingga akhir tahun anggaran 2026 untuk mengejar target yang telah ditetapkan.
Namun, upaya tersebut dilakukan bersamaan dengan penyesuaian target dalam APBD Perubahan.
Sejumlah OPD mengalami rasionalisasi target pendapatan, baik berupa pengurangan maupun penambahan.