home sulsel

Rehabilitasi 364 Hektare Lada Luwu Timur Jalan, Persoalan Pascapanen Belum Tuntas

Jum'at, 18 September 2026 - 15:45 WIB
Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur, Abshar Abdur Razak. Foto: Istimewa
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menjalankan program rehabilitasi tanaman lada seluas 364 hektare pada 2026 di tiga kecamatan sentra produksi, yakni Towuti, Wasuponda, dan Nuha.

Program yang dibiayai APBN ini menyasar total areal 4.829,64 hektare di ketiga wilayah tersebut, namun sejumlah persoalan lama mulai dari standar pascapanen hingga dampak kekeringan masih membayangi upaya mendongkrak produktivitas.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Luwu Timur, Abshar Abdur Razak, Jumat (18/09) mengatakan usulan rehabilitasi diajukan pemerintah daerah berdasarkan kondisi riil di lapangan.

"Program ini kami usulkan sesuai kebutuhan dan kondisi pertanaman lada di daerah. Rehabilitasi diharapkan bisa mempertahankan potensi areal sekaligus mengembalikan produktivitas kebun yang produksinya menurun," kata Abshar.

Kecamatan Towuti tercatat sebagai wilayah dengan potensi pertanaman lada terbesar, dengan luas lahan 4.201,83 hektare.

Secara keseluruhan, luas areal lada di Luwu Timur saat ini mencapai 5.119,19 hektare berdasarkan angka sementara statistik perkebunan, tidak termasuk kawasan hutan lindung.

Dari sisi harga, Abshar menyebutkan kondisi 2026 relatif lebih stabil dibanding tahun sebelumnya, meski faktor pasar dan cuaca tetap memengaruhi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya